Minggu, 28 April 2019 12:02

Pesta Petasannya Menyebabkan 10.000 Kelinci Mati, Pria ini Disuruh Bayar Rp927 Juta

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Apple Daily
Apple Daily

Seorang pria China baru-baru ini diperintahkan untuk membayar kompensasi yang sangat besar atas kematian 10.000 kelinci tetangganya akibat bunyi petasannya.

RAKYATKU.COM - Seorang pria China baru-baru ini diperintahkan untuk membayar kompensasi yang sangat besar atas kematian 10.000 kelinci tetangganya akibat bunyi petasannya.

Tragedi yang tidak biasa itu terjadi pada awal tahun 2018, ketika Cai Nan memutuskan untuk merayakan renovasi rumahnya di Xuzhou, China.

Dia dan para pekerja memasang belasan petasan di atap rumah dan dilaporkan menembak mereka selama 3 hingga 4 menit.

Cai tidak pernah membayangkan bahwa keributan pestanya akan memengaruhi peternakan kelinci tetangganya, apalagi menakuti ribuan hewan sampai mati.

Tapi, tetangga Cai, seorang pria yang bermarga Zhang, mengatakan bahwa perayaan petasan singkat itu mengubah pertaniannya yang semarak menjadi kamar mayat.

Dia mengklaim bahwa lebih dari 10.000 kelinci muda dan 1.573 dewasa mati akibat suara keras itu, sementara 15.000 betina lainnya menderita aborsi spontan.

Zhang meminta kompensasi kepada tetangganya, namun Cai Nan menolak, sehingga dia membawanya ke pengadilan.

Tahun lalu, seorang hakim Xuzhou memutuskan bahwa Cai bertanggung jawab atas kematian kelinci dan harus memberikan kompensasi kepada tetangganya atas kerugiannya.

Dia diperintahkan untuk membayar 440.000 yuan (Rp927 juta) dalam sepuluh hari. Tapi dia mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Sayangnya, pada 22 April 2019, Pengadilan Menengah Rakyat Xuzhou menolak bandingnya dan menguatkan keputusan hakim pertama.