Senin, 18 Februari 2019 15:39

Pemimpin Wilayah Kanwil BNI Makassar Bercerita Perkembangan Kondisi Perbankan

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemimpin Wilayah Kanwil BNI Makassar, Faizal A Setiawan bersama Direktur Rakyatku.com, Subhan Yusuf.
Pemimpin Wilayah Kanwil BNI Makassar, Faizal A Setiawan bersama Direktur Rakyatku.com, Subhan Yusuf.

Pemimpin Wilayah Kanwil BNI Makassar Bercerita Perkembangan Kondisi Perbankan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim redaksi Rakyatku.com silaturahmi ke kantor BNI Kanwil Makassar pada Senin (18/2/2019) siang.

Kunjungan ini mempertemukan Direktur Rakyatku.com, Subhan Yusuf dengan Pemimpin Wilayah Kanwil BNI Makassar, Faizal A Setiawan.

Keduanya saling berbagi cerita terkait perkembangan masing-masing instansi. Subhan Yusuf menyampaikan perkembangan media online di Indonesia saat ini yang tumbuh sangat pesat seiring kemajuan teknologi.

Senada dengan itu Faizal mengatakan, tak bisa dipungkiri kemajuan teknologi menyebabkan perubahan pola hidup, salah satunya dari media konvensional ke media daring. Soal media konvensional, dirinya merupakan penggemar majalah olahraga, Tabloid Bola.

"Saya pecinta majalah itu, bahkan edisi pertama masih saya simpan. Yang saya sesalkan tidak sempat memiliki edisi terakhir meski sudah keliling ke seluruh toko buku," ujarnya.

Faizal menjelaskan hal serupa terjadi di dunia perbankan. Dari penggunaan yang fisik, kini beralih ke kartu bahkan sudah menggunakan layanan internet.

"Secara perlahan mulai tidak bermain uang fisik. Transformasi dari perbankan uang fisik ke kartu dan next generation pakai gadget dan internet base. Sudah ada yang menggunakan internet tapi belum masif," katanya.

Dia menambahkan penggunaan uang fisik.tentu masih perlu dan masih banyak yang menggunakan.

"Di pasar tentu masih perlu, tapi di ritel sudah banyak yang memilih menggunakan kartu. Perbankan termasuk BNI menuju kesana. Semua masalah kesiapan, perlu kesiapan mental termasuk customer," imbuhnya.

Faizal mengungkapkan proses yang dilalui tentu tidak mudah, karena ada kostumer yang cepat mengetahui perkembangan dan ada pula yang nyaman dengan kondisi masih memakai buku tabungan atau ATM.