Kamis, 05 November 2026 22:30

Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta, BEI Dorong Literasi Investasi Lewat CMSE 2026

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta, BEI Dorong Literasi Investasi Lewat CMSE 2026

Investor pasar modal Indonesia mencapai 32,7 juta SID. BEI menggelar CMSE 2026 pada 5–7 November di Jakarta untuk meningkatkan literasi investasi.

RAKYATKU.COM, JAKARTA – Jumlah investor pasar modal Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, tercatat sebanyak 32.723.392 Single Investor Identification (SID) investor pasar modal, termasuk 10.301.974 SID investor saham.

Seiring bertambahnya jumlah investor, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan agar masyarakat tidak hanya tertarik berinvestasi, tetapi juga memahami karakteristik instrumen dan risiko yang menyertainya.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang berlangsung pada 5–7 November 2026 di Main Hall BEI, Jakarta.

Baca Juga : OJK Perkuat Struktur Perbankan Syariah, Dorong Konsolidasi hingga Pengembangan Produk Investasi

Kegiatan ini diselenggarakan BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, CMSE 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, seminar, diskusi, serta pameran produk dan layanan pasar modal.

BEI Ingatkan Investor Pentingnya Memahami Risiko

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong Pembiayaan Syariah untuk UMKM, Perdagangan hingga Industri Halal

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan peningkatan jumlah investor harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai tujuan keuangan, pilihan instrumen investasi, serta potensi risiko.

Menurutnya, investasi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan perencanaan dan konsistensi.

“Seperti marathon, investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten untuk mencapai tujuan,” ujar Jeffrey saat pembukaan CMSE 2026, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga : Mengenal Ijarah dan IMBT, Dua Skema Pembiayaan Syariah untuk Kebutuhan Produktif dan Konsumtif

Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kondisi keuangan, kemampuan, dan tujuan investasi yang berbeda.

Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai pilihan produk investasi dan menyesuaikannya dengan profil risiko masing-masing.

Pesan tersebut sejalan dengan kampanye #AkuInvestorSaham yang diluncurkan BEI pada 10 Agustus 2023 untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

Baca Juga : Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.108 Triliun, Pangsa Pasar Capai 7,53 Persen

CMSE 2026 Hadirkan 88 Booth dan Lebih dari 100 Tenant

Selain kegiatan edukasi, CMSE 2026 menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant dari berbagai lembaga dan pelaku industri pasar modal.

Peserta pameran meliputi OJK, BEI dan organisasi pengatur mandiri lainnya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, serta perusahaan tercatat.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Turut berpartisipasi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, perusahaan binaan IDX Incubator, asosiasi pasar modal, dan sejumlah mitra lainnya.

Melalui pameran tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi langsung mengenai produk investasi, layanan keuangan, dan ekosistem pasar modal Indonesia.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengenal pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Bahas Prospek Ekonomi hingga Investasi Syariah

CMSE 2026 menghadirkan sejumlah agenda edukasi selama tiga hari penyelenggaraan.

Pada hari pertama, Kamis (5/11/2026), kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, Galeri Investasi BEI Award 2026, serta seminar utama bertajuk Indonesia's Economic & Investment Outlook.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Selanjutnya, Jumat (6/11/2026), dijadwalkan peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI).

Pada hari yang sama, pengunjung juga dapat mengikuti sesi edukasi mengenai perencanaan keuangan, berbagai instrumen investasi, dan pasar modal syariah.

Sementara itu, pada Sabtu (7/11/2026), agenda akan membahas Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI dalam sektor keuangan, serta sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat dengan beragam tingkat pemahaman investasi, mulai dari calon investor hingga mereka yang telah aktif berinvestasi.

Literasi Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Pasar Modal

BEI menilai pertumbuhan jumlah investor menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri pasar modal nasional.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Dengan jumlah investor yang telah melampaui 32,7 juta SID, kebutuhan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi dinilai semakin penting.

Masyarakat perlu memahami bahwa setiap produk investasi memiliki karakteristik, potensi keuntungan, dan risiko yang berbeda.

Karena itu, keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada kebutuhan, tujuan keuangan, dan pemahaman terhadap produk, bukan sekadar mengikuti tren.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Selain melalui CMSE 2026, BEI juga menjalankan rangkaian Road to CMSE 2026 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan edukasi pasar modal.

Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pasar modal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penghimpunan dana jangka panjang dan perluasan akses investasi.

Melalui CMSE 2026, BEI berharap semakin banyak masyarakat memiliki bekal pengetahuan untuk memulai perjalanan investasi secara terencana dan bertanggung jawab.

Baca Juga : OJK Tekankan Kualitas Pembiayaan UMKM, Perbankan Syariah Diminta Lebih Tepat Sasaran

Informasi mengenai kegiatan CMSE 2026 dapat diakses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia di www.idx.co.id.

#Bursa Efek Indonesia #CMSE 2026 #Investor Saham #literasi keuangan #pasar modal #Jeffrey Hendrik #OJK #Investasi Indonesia.