RAKYATKU.COM, WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Sulawesi Selatan, bersama Bank Indonesia (BI) mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen itu dibahas dalam High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) bertajuk Menuju Tata Kelola Keuangan Digital yang Akuntabel dan Efisien di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (2/11/2026).
Bupati Wajo, Andi Rosman, mengatakan elektronifikasi transaksi menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Bupati Wajo Dukung Operasi Patuh Pallawa 2026, Sasar 8 Pelanggaran Lalu Lintas
Menurutnya, penerapan sistem pembayaran digital diharapkan mampu meminimalkan transaksi tunai sekaligus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
"Kami berharap penerapan sistem transaksi digital bukan hanya untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien," kata Andi Rosman.
Dia juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan komitmen dalam menerapkan transaksi nontunai.
Baca Juga : Hadiri Rakornas TPAKD, Wabup Wajo Dukung Percepatan Akses Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat
"Dengan begitu, pengelolaan keuangan daerah bisa lebih transparan, akuntabel, efektif, dan efisien serta memberikan manfaat bagi masyarakat," sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Wajo juga meluncurkan aplikasi SIBISA dan menggelar sosialisasi Kartu Kredit Indonesia (KKI).
Peluncuran aplikasi SIBISA menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung tata kelola pemerintahan. Sementara sosialisasi KKI bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai penggunaan instrumen pembayaran nontunai dalam pelaksanaan belanja pemerintah.
Baca Juga : Pemkab Wajo Raih Juara III Jamsostek Award 2026 Sulsel, Lindungi 52.516 Pekerja
Sinergi Pemkab Wajo dan Bank Indonesia diharapkan dapat memperkuat ekosistem transaksi digital serta mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel dan efisien.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin, Deputi Kepala Bidang Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, jajaran BI, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Wajo, serta tamu undangan lainnya.
