Rabu, 16 September 2026 16:18

Antrean BBM Mengular di Makassar, Pengguna Motor Mulai Melirik Pertamax Turbo, Perlukah?

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU di Makassar. Di tengah padatnya antrean BBM, seorang pengendara Honda BeAT memilih mengisi Pertamax Turbo. Namun, penggunaan BBM beroktan tinggi tidak otomatis diperlukan untuk semua jenis motor dan tetap perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin.
Antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU di Makassar. Di tengah padatnya antrean BBM, seorang pengendara Honda BeAT memilih mengisi Pertamax Turbo. Namun, penggunaan BBM beroktan tinggi tidak otomatis diperlukan untuk semua jenis motor dan tetap perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin.

Semua motor Honda bisa menggunakan Pertamax turbo, Honda BeAT dikasih Pertamax Turbo tidak masalah. Masalahnya cuma mahal saja

RAKYATKU.COM,MAKASSAR – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya menyita waktu pengendara, tetapi juga memunculkan perubahan perilaku dalam memilih bahan bakar minyak (BBM).

Pengendara yang sebelumnya terbiasa menggunakan Pertalite maupun Pertamax mulai mencari pilihan lain ketika antrean di SPBU semakin panjang. Salah satu pertanyaan yang kemudian muncul di kalangan pengguna kendaraan roda dua adalah apakah beralih ke BBM dengan nilai oktan lebih tinggi seperti Pertamax Turbo bisa menjadi solusi untuk menghindari antrean sekaligus menjaga performa mesin.

Di sejumlah titik, pengendara harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM. Salah satu laporan menyebut pengguna Pertamax di SPBU Jalan Ratulangi bahkan mengaku harus menunggu sekitar 2,5 jam. Karena panjangnya antrean Pertalite, sebagian pengendara memilih Pertamax meski harganya lebih mahal.

Baca Juga : Jusuf Kalla hingga CEO Nasional Hadir di Makassar Leadership Summit 2026, Bahas Masa Depan Kepemimpinan di Era AI

Kondisi tersebut kemudian membuka pertanyaan baru: ketika Pertalite dan Pertamax sama-sama harus antre, apakah Pertamax Turbo menjadi pilihan logis bagi pengguna motor?

Technical Service Manager Honda, Anton Prihatno, menjelaskan bahwa pada dasarnya sepeda motor Honda dapat menggunakan beberapa jenis BBM, termasuk Pertalite, Pertamax maupun Pertamax Turbo.

Namun, kebutuhan bahan bakar setiap model sepeda motor tidak selalu sama.

Baca Juga : Dian Harapan Kembali Tembus Empat Besar Honda DBL Sulsel 2026, Konsisten di Fase Akhir

“Pada dasarnya motor Honda bisa untuk semua jenis bahan bakar, Pertalite, Pertamax, Turbo. Namun ada beberapa tipe yang disarankan minimal Pertamax untuk mendapat performa yang optimal,” jelas Anton.

Salah satu contoh yang disebutnya adalah Honda CBR250. Karakter mesin dan kebutuhan performanya membuat pemilihan bahan bakar dengan oktan yang sesuai menjadi lebih penting dibandingkan sekadar memilih BBM dengan angka oktan paling tinggi.

Penjelasan tersebut menjadi penting di tengah situasi antrean BBM yang terjadi di Makassar. Sebab, beralih ke Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo tidak serta-merta berarti setiap motor akan memperoleh keuntungan yang sama.

Baca Juga : Rajawali Kembali ke Final Honda DBL Sulsel 2026, Kebangkitan Setelah Dua Musim Sulit

Motor kecil tidak otomatis menjadi lebih bertenaga hanya karena diisi Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo.

Anton bahkan memberikan gambaran sederhana untuk motor Honda BeAT.

“Misal Honda BeAT dikasih Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo ya tidak masalah. Masalahnya cuma mahal saja,” ujarnya.

Baca Juga : Tembakan Penentu Kevin Christopher Antar SMA Frater Juara AZA 3X3 Honda DBL Sulsel 2026

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan anggapan bahwa semakin tinggi angka oktan, maka semakin baik pula untuk semua jenis mesin.

Anton sendiri menjelaskan bahwa pemilihan BBM seharusnya mengacu pada spesifikasi mesin, terutama rasio kompresi. Semakin tinggi rasio kompresi mesin, semakin tinggi pula nilai oktan BBM yang dibutuhkan. Anton juga mengingatkan bahwa penggunaan bensin beroktan tinggi tidak otomatis membuat kerja mesin lebih baik apabila tidak sesuai dengan spesifikasi mesin.

Artinya, keputusan menggunakan Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo seharusnya tidak semata-mata karena ingin menghindari antrean atau mengejar anggapan bahwa BBM beroktan lebih tinggi selalu lebih bagus.

Baca Juga : SMAN 13 Bone Bawa Pulang Gelar AZA 3X3, Menang Dramatis atas SMAN 2 Makassar

Ada aspek teknis yang harus diperhatikan.

Nilai Research Octane Number (RON) menggambarkan kemampuan bahan bakar menahan tekanan sebelum mengalami pembakaran spontan. Mesin dengan kompresi lebih tinggi membutuhkan bahan bakar dengan karakteristik yang sesuai untuk mencegah terjadinya knocking atau pembakaran tidak normal.

Dalam konteks ini, BBM mahal belum tentu berarti BBM yang paling tepat untuk setiap motor.

Baca Juga : SMAN 13 Bone Bawa Pulang Gelar AZA 3X3, Menang Dramatis atas SMAN 2 Makassar

Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo memang dapat digunakan pada kendaraan yang sesuai, tetapi pengguna sepeda motor tetap harus melihat rekomendasi pabrikan. Jika sebuah motor dirancang untuk bekerja optimal dengan jenis BBM tertentu, menggunakan BBM dengan spesifikasi lebih tinggi tidak otomatis memberikan peningkatan performa yang sebanding dengan tambahan biaya.

Di sisi lain, persoalan harga juga membuat pilihan BBM semakin relevan. Pada September 2026, harga Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo di Sulsel tercatat Rp20.000 per liter, sementara Pertamax berada di Rp16.300 per liter dan Pertalite Rp10.000 per liter.

Dengan selisih harga tersebut, penggunaan Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo untuk motor yang sebenarnya tidak membutuhkan RON setinggi itu tentu akan meningkatkan biaya operasional harian.

Baca Juga : SMAN 13 Bone Bawa Pulang Gelar AZA 3X3, Menang Dramatis atas SMAN 2 Makassar

Bagi pemilik motor berkapasitas kecil seperti BeAT, misalnya, pertimbangan ekonominya menjadi sangat sederhana: jika spesifikasi mesin tidak menuntut Pertamax Turbo" href="https://rakyatku.com/tag/pertamax-turbo">Pertamax Turbo, maka menggunakan BBM yang sesuai rekomendasi pabrikan dapat menjadi pilihan yang lebih rasional dari sisi biaya.

Sementara bagi pemilik motor berperforma tinggi dengan kebutuhan BBM minimal Pertamax, pemilihan bahan bakar dengan oktan sesuai menjadi bagian dari upaya menjaga karakter performa mesin.

#Pertamax Turbo #MOTOR HONDA #Honda Beat #BBM Makassar #Antrean BBM #SPBU Makassar #Pertamax #pertalite #Otomotif #makassar #Sulawesi Selatan