Jumat, 07 Agustus 2026 15:49

Mahasiswa KKN Unhas Serahkan Peta Jalur Persampahan PETASAH untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Kampung Pisang

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mahasiswa KKN Unhas Serahkan Peta Jalur Persampahan PETASAH untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Kampung Pisang

"Peta ini tidak hanya menunjukkan lokasi tempat sampah, tetapi juga memberikan informasi mengenai jalur pengangkutan sampah yang dilalui kendaraan roda tiga maupun truk dari Dinas Lingkungan Hidup. Harapannya, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui titik pembuangan sampah yang tersedia sehingga semakin sadar untuk membuang sampah pada tempatnya,"

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Stunting Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menyerahkan Peta Jalur Persampahan sebagai luaran program kerja individu PETASAH (Pemetaan Tempat Sampah dan Jalur Angkut Sampah) di Kantor Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Jumat (7/8/2026).

Program yang digagas oleh Muhammad Fathir Syandi Nugraha, mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan Universitas Hasanuddin, bertujuan mendukung pengelolaan persampahan yang lebih efektif, terarah, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Penyusunan peta dilakukan melalui observasi lapangan sejak 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Tim KKN mendata lokasi tempat sampah, jalur pengangkutan sampah, serta kondisi akses jalan yang dilalui kendaraan roda tiga maupun truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga : Gandeng KPU Pangkep, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pemilih Pemula di SMAN 19 Pangkep

Observasi mencakup seluruh wilayah Kelurahan Kampung Pisang, mulai dari jalan utama hingga lorong-lorong permukiman, sehingga menghasilkan data yang menggambarkan kondisi riil di lapangan.

Muhammad Fathir Syandi Nugraha mengatakan, PETASAH disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah kelurahan maupun masyarakat.

"Peta ini tidak hanya menunjukkan lokasi tempat sampah, tetapi juga memberikan informasi mengenai jalur pengangkutan sampah yang dilalui kendaraan roda tiga maupun truk dari Dinas Lingkungan Hidup. Harapannya, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui titik pembuangan sampah yang tersedia sehingga semakin sadar untuk membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.

Baca Juga : LPS Gandeng Unhas, Perkuat Literasi Keuangan dan Siapkan SDM Unggul Indonesia Timur

Penyusunan peta melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari mahasiswa KKN Posko Kelurahan Kampung Pisang, Dinas Lingkungan Hidup, pengemudi kendaraan angkut sampah, para Ketua RT dan RW, hingga Sekretaris Lurah Kelurahan Kampung Pisang.

Menurut Fathir, kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

"Peta ini dapat diselesaikan berkat kerja sama yang sangat baik antara mahasiswa KKN, pihak kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup, para ketua RT dan RW, pengemudi kendaraan angkut sampah, serta masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak," katanya.

Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif

Selama proses penyusunan, tim sempat menghadapi kendala akibat perubahan jalur operasional truk pengangkut sampah. Namun, melalui koordinasi dengan pihak terkait, dilakukan verifikasi ulang sehingga peta yang dihasilkan sesuai dengan kondisi operasional terbaru.

Peta Jalur Persampahan ini diharapkan mempermudah masyarakat mengetahui lokasi tempat sampah, meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, serta menjadi referensi pemerintah kelurahan dalam pengelolaan persampahan berbasis data.

 

Baca Juga : Unhas Akui UTBK Masih Rawan Kecurangan, Rektor: “Kami Akan Kejar Sampai Lulus”

Lurah Kelurahan Kampung Pisang, Darlan mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin tersebut.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang telah menyusun peta jalur persampahan ini. Peta ini sangat membantu pemerintah kelurahan dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai lokasi tempat sampah dan jalur pengangkutan sampah. Semoga masyarakat semakin sadar untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," ungkapnya.

Baca Juga : Expo PPMU Unhas Dorong Parepare jadi Kota Inovasi

Sementara itu, Sekretaris Lurah Kelurahan Kampung Pisang menilai program PETASAH sejalan dengan inovasi pengelolaan lingkungan yang sedang dikembangkan pemerintah kelurahan.

"Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah kelurahan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada pengelolaan persampahan. Data yang disusun mahasiswa sangat bermanfaat sebagai informasi dan dapat terus diperbarui apabila terdapat perubahan di lapangan," jelasnya.

Melalui program PETASAH, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin tidak hanya menghasilkan sebuah peta jalur persampahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis data. Program ini diharapkan terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai referensi dalam mewujudkan sistem pengelolaan persampahan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan di Kelurahan Kampung Pisang.

Penulis : Hasrul Nawir
#unhas #KKN Unhas