RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas kulit wajah terus meningkat. Jika beberapa tahun lalu tindakan bedah kosmetik atau prosedur invasif menjadi pilihan untuk mendapatkan wajah lebih kencang dan tampak muda, kini tren tersebut mulai bergeser ke arah perawatan non-invasif yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta hasil yang alami.
Perubahan preferensi tersebut juga mulai terlihat di Kota Makassar. Masyarakat kini lebih selektif memilih teknologi estetika yang mampu merangsang peremajaan kulit secara alami tanpa harus menjalani operasi, tanpa rasa sakit berlebihan, dan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, Klinik Biota Makassar menghadirkan dua teknologi estetika terbaru asal Korea Selatan, yakni Ultraformer dan Volnewmer. Kombinasi kedua teknologi ini menawarkan solusi natural lifting dan skin tightening tanpa tindakan bedah maupun masa pemulihan (no downtime).
Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pegadaian Dorong UMKM dan Edukasi Emas di Makassar
Dokter Spesialis Estetika Klinik Biota, dr. Devina Tandiari, M.Biomed, mengatakan tren kecantikan saat ini tidak lagi berorientasi pada perubahan wajah yang drastis, tetapi lebih mengedepankan peremajaan kulit yang tetap mempertahankan karakter alami wajah seseorang.
"Masyarakat Makassar kini mulai beralih memilih perawatan non-invasive yang aman, nyaman, dan no downtime. Karena itu, kami menghadirkan kombinasi Ultraformer dan Volnewmer yang saat ini menjadi salah satu teknologi perawatan wajah yang banyak digunakan di Korea Selatan," ujarnya.
Bekerja di Lapisan Kulit Berbeda
Menurut dr. Devina, keunggulan utama kombinasi kedua alat tersebut terletak pada mekanisme kerjanya yang saling melengkapi sehingga mampu memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan hanya menggunakan satu teknologi.
Ultraformer bekerja pada lapisan kulit yang lebih dalam hingga jaringan penunjang wajah. Teknologi ini berfungsi membentuk kontur wajah, mengencangkan jaringan, serta menghasilkan efek lifting sehingga wajah tampak lebih tegas dan proporsional.
Sementara Volnewmer bekerja pada lapisan kulit bagian atas menggunakan teknologi radiofrekuensi untuk meningkatkan elastisitas kulit, memperbaiki tekstur, mengecilkan pori-pori, serta memberikan efek tightening sehingga kulit terasa lebih halus, kenyal, dan sehat.
Baca Juga : Gaet 200 Peserta, APINDO Gelar Turnamen Golf Berhadiah Rumah Mewah dan Kas Rp1,8 Miliar di Padi Valley
"Ultraformer fokus pada lapisan dalam untuk menghasilkan efek lifting dan membentuk kontur wajah. Sedangkan Volnewmer bekerja di lapisan atas untuk mengencangkan kulit. Kombinasi keduanya sangat efektif bagi pasien yang memiliki keluhan pipi chubby, kulit mulai kendur, maupun elastisitas kulit yang menurun," jelasnya.
Merangsang Kolagen, Bukan Sekadar Mengencangkan Kulit
Lebih dari sekadar memberikan efek wajah yang tampak lebih tirus, tujuan utama kedua teknologi tersebut adalah menstimulasi pembentukan kolagen baru (neocollagenesis).
Baca Juga : Hadapi Tekanan Ekonomi Global, APINDO Gelar Rakerkonas ke-35 di Makassar untuk Rumuskan Solusi Dunia Usaha
Kolagen merupakan protein utama yang menjaga kekencangan, elastisitas, dan struktur kulit. Produksi kolagen alami diketahui terus menurun seiring bertambahnya usia sehingga memicu munculnya garis halus, kulit kendur, hingga perubahan kontur wajah.
Melalui stimulasi panas yang terkontrol, Ultraformer dan Volnewmer mendorong tubuh membentuk kolagen baru secara bertahap. Proses ini umumnya mulai berlangsung dalam waktu enam minggu hingga dua bulan setelah tindakan, sementara perubahan awal seperti garis rahang (jawline) yang lebih tegas dapat mulai terlihat sekitar satu bulan pasca-perawatan.
"Target utama perawatan ini bukan hanya mengencangkan sesaat, tetapi merangsang pembentukan kolagen jangka panjang. Ketika kolagen terbentuk dengan baik, kulit menjadi lebih tebal, elastis, sehat, dan terlihat lebih muda secara alami," kata dr. Devina.
Tanpa Downtime, Pasien Bisa Langsung Beraktivitas
Salah satu alasan meningkatnya minat terhadap teknologi non-invasif adalah proses perawatan yang praktis.
Perawatan menggunakan Ultraformer dan Volnewmer tidak memerlukan operasi maupun anestesi umum. Setelah prosedur selesai, pasien dapat langsung kembali bekerja, menggunakan riasan, hingga berolahraga tanpa harus menjalani masa pemulihan.
Meski demikian, dr. Devina mengingatkan bahwa setiap pasien memiliki kondisi kulit yang berbeda sehingga konsultasi dan analisis dokter tetap menjadi tahapan penting sebelum menentukan jenis maupun kombinasi perawatan.
"Diagnosis dokter sangat penting agar terapi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi kulit masing-masing pasien. Dengan begitu hasilnya menjadi lebih efektif dan efisien," ujarnya.
Ia menambahkan, untuk menjaga hasil perawatan tetap optimal, kombinasi Ultraformer dan Volnewmer umumnya disarankan dilakukan setiap enam bulan hingga satu tahun, bergantung pada kondisi kulit dan proses penuaan masing-masing individu.
Harga Lebih Kompetitif
Dalam rangka peluncuran teknologi terbaru tersebut, Klinik Biota Makassar menghadirkan harga promosi.
Perawatan Ultraformer ditawarkan mulai Rp3,9 juta, lebih kompetitif dibandingkan tarif di sejumlah kota besar seperti Jakarta yang umumnya berada pada kisaran Rp6–7 juta. Sementara Volnewmer ditawarkan dengan harga Rp7 juta selama periode peluncuran.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan maupun jadwal konsultasi dapat mengunjungi Klinik Biota Makassar di Jalan Andi Jemma No. 56A, Makassar, atau melalui Instagram @biotaclinic.
