Jumat, 17 Juli 2026 14:58

Menitipkan Masa Depan pada Al-Qur'an, Kisah Nurhayati Percayakan Pendidikan Anak di Ranu Harapan Islamic School

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ibu Arni Rezkiawaty mengaku bangga dengan perkembangan anak-anaknya di Ranu Harapan Islamic School dan kembali mempercayakan putra bungsunya untuk menempuh pendidikan di RHIS sebagai bentuk keyakinan terhadap kualitas pendidikan Qurani yang diterapkan sekolah
Ibu Arni Rezkiawaty mengaku bangga dengan perkembangan anak-anaknya di Ranu Harapan Islamic School dan kembali mempercayakan putra bungsunya untuk menempuh pendidikan di RHIS sebagai bentuk keyakinan terhadap kualitas pendidikan Qurani yang diterapkan sekolah

Komitmen Ranu Harapan Islamic School dalam memadukan pendidikan akademik dan tahfidz mendapat apresiasi dari orang tua. Program pembinaan akhlak dan Al-Qur'an dinilai berdampak nyata bagi perkembangan siswa.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Bagi setiap orang tua, memilih sekolah bukan sekadar menentukan tempat belajar, tetapi juga menitipkan masa depan anak. Pertimbangan itulah yang membawa Nurhayati mempercayakan pendidikan putranya, Muhammad Farras Ubaidah, di Ranu Harapan Islamic School (RHIS).

Baginya, pendidikan terbaik tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah membentuk akhlak, karakter, dan kedekatan anak dengan Al-Qur'an. Karena itu, program tahfidz yang menjadi salah satu keunggulan RHIS menjadi alasan utama dirinya menjatuhkan pilihan.

Keputusan tersebut, menurut Nurhayati, kini membuahkan hasil yang membanggakan. Selama menempuh pendidikan di RHIS, ia melihat perubahan yang sangat signifikan pada putranya, baik dari sisi hafalan Al-Qur'an, kemampuan akademik, maupun sikap dan perilaku sehari-hari.

Baca Juga : Satu Keluarga Percayakan Empat Anak di Ranu Harapan Islamic School, Bukti Kepercayaan pada Pendidikan Qurani

"Pengetahuan umum memang penting, tetapi bagi saya bekal Al-Qur'an dan hafalan juga sangat penting. Saya bersyukur melihat perkembangan Farras selama belajar di RHIS. Tidak hanya akademiknya yang berkembang, tetapi juga akhlaknya semakin baik," ungkapnya.

Saat ini, Muhammad Farras Ubaidah yang telah memasuki jenjang SMP berhasil menghafal 1 juz Al-Qur'an. Capaian tersebut menjadi langkah awal yang terus didorong keluarga agar kelak mampu menyelesaikan hafalan lebih banyak sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan.

Bagi Nurhayati, lingkungan sekolah memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Ia menilai RHIS tidak hanya berfokus pada target hafalan, tetapi juga konsisten menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah melalui pembelajaran Al-Qur'an yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : Ranu Harapan Islamic School Cetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia, Muhammad Ramli Rahim Hadiahi Umrah Hafidz 30 Juz

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Ia pun berharap Ranu Harapan Islamic School terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu mencetak generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.

"Semoga RHIS semakin maju, semakin berkualitas, dan terus melahirkan generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mencintai Al-Qur'an," tuturnya.

Baca Juga : Honda Dekatkan New Vario Evo 160 ke Generasi Muda, Astra Motor Sulsel Gelar Public Exhibition di 7 Kota

Testimoni Nurhayati menjadi gambaran bagaimana pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta didik. Di tengah tantangan era modern, kehadiran sekolah yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spiritual menjadi harapan banyak orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anak mereka.

#Ranu Harapan Islamic School #RHIS #pendidikan Islam #Tahfidz Al-Quran #Generasi Qurani #sekolah Islam Makassar #Testimoni Orang Tua #Pendidikan Karakter #makassar #Yayasan Ranu Prima