RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar sukses menancapkan taringnya di kancah internasional. Perguruan tinggi vokasi pariwisata terkemuka di Indonesia Timur ini berhasil menembus kelompok peringkat 1001–1500 dunia dalam pemeringkatan prestisius Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 yang dirilis resmi pada 24 Juni 2026.
Rekognisi makro ini menjadi bukti nyata atas konsistensi tata kelola kampus dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam sistem Tridarma Perguruan Tinggi.
Ukur Kontribusi Riil Terhadap Target SDGs PBB
Baca Juga : Sentuhan Inovasi Mahasiswa Poltekpar Makassar: Sulap Sejarah Sanrobone Jadi Paket Wisata Digital
Sebagai informasi, THE Sustainability Impact Ratings merupakan sistem penilaian global yang mengukur seberapa besar andil institusi pendidikan tinggi dalam menyokong pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Metodologi evaluasi dilakukan secara ketat berbasis indikator performa riset terapan, tata kelola internal, kurikulum pengajaran, aksi pengabdian masyarakat, hingga dampak riil terhadap isu-isu kelestarian lingkungan.
Keberhasilan menembus jajaran peringkat dunia ini selaras dengan peta jalan "Kampus Berdampak". Gerakan ini menuntut perguruan tinggi tidak sekadar mencetak lulusan siap kerja, melainkan aktif menyuplai solusi konkret demi kemaslahatan ekosistem industri pariwisata, kelestarian alam, serta kesejahteraan masyarakat luas.
Pencapaian ini juga merepresentasikan pemenuhan Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan (IKSK) institusi dalam mewujudkan Poltekpar Makassar sebagai pusat pendidikan tinggi yang bermutu tinggi.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Dorong Desa Wisata Berbasis Ekowisata, Geopark Maros–Pangkep Jadi Motor Ekonomi Lokal
Akselerasi Rekognisi dan Mutu Vokasi Internasional
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan pemantik motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Capaian ini kami maknai bukan sekadar sebagai pengakuan peringkat, tetapi juga sebagai bentuk pencapaian kinerja institusi dalam memperkuat rekognisi Poltekpar Makassar di tingkat internasional. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, kami ingin memastikan bahwa proses pendidikan, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Poltekpar Makassar benar-benar memberi manfaat nyata bagi industri pariwisata, masyarakat, dan lingkungan,” urai Herry Rachmat.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Kantongi ISO Pendidikan Internasional, Perkuat Daya Saing SDM Pariwisata
Herry menambahkan, reputasi global ini akan ditindaklanjuti secara progresif melalui perluasan inisiatif hijau di lingkungan kampus. Ke depan, Poltekpar Makassar berkomitmen memperbanyak kolaborasi strategis lintas sektor guna mendorong konsep pembangunan pariwisata yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Pertegas Konsistensi Lewat Rentetan Penghargaan Internasional
Masuknya nama Poltekpar Makassar dalam rilis THE Impact Ratings 2026 semakin memperpanjang daftar portofolio prestasi institusi tersebut. Sebelum meraih pencapaian ini, kampus di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini telah mengantongi berbagai pengakuan bergengsi lainnya, antara lain:
Baca Juga : Poltekpar Makassar Gelar Festival Jepang, Perkuat Kolaborasi dan Kompetensi Global SDM Pariwisata
Sertifikasi Internasional TedQual: Penghargaan jaminan mutu pendidikan pariwisata dari UN Tourism Academy.
UI GreenMetric World University Rankings: Partisipasi aktif dalam pemeringkatan kampus hijau berkelanjutan.
Akreditasi Institusi "Unggul": Predikat kepatuhan dan mutu tertinggi dari badan akreditasi nasional.
Baca Juga : Kementerian Pariwisata Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata Sulsel Jelang Musim Mudik
Melalui rentetan capaian ini, Poltekpar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memimpin jalannya inovasi pendidikan vokasi, memperluas jejaring kemitraan global, serta memaksimalkan dampak positif bagi kemajuan dunia pariwisata global dan kelestarian bumi.
