Jumat, 26 Juni 2026 12:13

Pembukaan Gerai Pop Mart Pertama di Sulawesi Jadi Bukti Kota Daeng Siap Bersaing dengan Jakarta

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Peresmian gerai fisik ke-12 produsen blind box raksasa dunia, Pop Mart, di Trans Studio Mall (TSM) Makassar
Peresmian gerai fisik ke-12 produsen blind box raksasa dunia, Pop Mart, di Trans Studio Mall (TSM) Makassar

Pop Mart resmi buka gerai pertama di Sulawesi tepatnya di TSM Makassar! Simak keseruan balon Crybaby 1 ton hingga rencana ekspansi hotel megah di sini.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Kota Makassar kembali membuktikan posisinya sebagai barometer utama pertumbuhan ekonomi dan kiblat tren anak muda di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Hal ini ditandai dengan peresmian gerai fisik ke-12 produsen blind box raksasa dunia, Pop Mart, di Trans Studio Mall (TSM) Makassar yang berlangsung meriah hari ini. Langkah ekspansi ritel global ini menjadi magnet baru sekaligus simbol kemajuan industri kreatif di Kota Daeng.

Pop Mart Jadikan Makassar Gerbang Utama Indonesia Timur

Sebagai pihak penyelenggara dan tuan rumah acara, Country Head Pop Mart Indonesia, Johan Sebastian, mengungkapkan alasan kuat di balik ekspansi agresif ini. Pihaknya melihat antusiasme dan pertumbuhan komunitas kolektor lokal di Sulawesi yang sangat masif, sehingga Makassar sengaja dipilih sebagai gerbang utama mereka di Indonesia Timur sebelum melanjutkan ekspansi ke kota-kota besar lainnya seperti Semarang dan Surabaya.

Baca Juga : Sinergi Lintas Sektor, Dispora Makassar Resmi Luncurkan Youtive Inspire Educamp Vol. 4 Berkonsep “Sand & Sound”

Untuk merayakan kehadiran perdananya dan menyapa langsung para penggemar lokal, Pop Mart memanjakan para kolektor dengan promo eksklusif Gift with Purchase (GWP) berupa merchandise khusus Makassar. Tak tanggung-tanggung, Pop Mart juga menyiapkan gebrakan luar ruang berskala besar berupa pemasangan giant balloon karakter Crybaby seberat hampir 1 ton di ikon kota, Pantai Losari, pada 28 Juni mendatang.

"Ini adalah pertama kalinya Pop Mart membawa aktivasi luar ruang sebesar dan seberat ini langsung ke Makassar," kata Johan optimis.

Dispar Makassar: Pop Mart Jadi Inspirasi Ekosistem Kreatif Lokal

Baca Juga : Trans Studio Mall Makassar Dorong Tren Wellness Awal Tahun Lewat Program “Fresh Start, Fresh Beat”

Langkah investasi yang diinisiasi oleh Pop Mart ini mendapat sambutan hangat dari jajaran eksekutif kota. Hadir memenuhi undangan dan mewakili Pemerintah Kota Makassar, Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran merek global berbasis kekayaan intelektual (Intellectual Property) dan budaya ini dinilai memberikan warna baru yang segar bagi lanskap ekonomi kreatif daerah.

Menurut Yulianti, Pop Mart merupakan pelopor yang sukses mengintegrasikan karakter seni dengan industri retail modern yang sangat diminati generasi muda. Ekosistem dinamis seperti inilah yang ingin terus didorong oleh pemerintah kota untuk diadopsi oleh para pelaku industri kreatif lokal.

"Kehadiran Pop Mart ini tentu sejalan dengan semangat Kota Makassar yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya bagi para pelaku UMKM dan pengrajin lokal," ujar Yulianti. Pemerintah kota berharap kolaborasi strategis dapat terjalin ke depannya, mulai dari pengembangan desain produk hingga strategi storytelling pemasaran modern, agar produk lokal Makassar bisa ikut menembus pasar global.

Baca Juga : Monolog Budaya 2025 Buka Dialog tentang Transformasi Budaya Makassar di Era Digital

DPRD Kota Makassar: Mudahkan Kolektor dan Bukti Makassar Sejajar dengan Jakarta

Dukungan penuh juga mengalir dari parlemen kota. Anggota DPRD Kota Makassar, drg. Eshin Usami Nur Rahman (drg. Ezim), yang turut hadir langsung dalam peresmian tersebut, memberikan pandangan positifnya. Sebagai figur muda yang juga tertarik dengan dunia koleksi figur pop, drg. Ezim menekankan pentingnya efisiensi dan kemudahan akses bagi masyarakat Makassar.

Selama ini, para kolektor designer toys di Makassar harus merogoh kocek lebih dalam untuk memanfaatkan jasa titip (jastip) dari luar pulau. Kehadiran gerai resmi ini memutus rantai tersebut dan langsung mengalirkan perputaran ekonomi di dalam kota.

Baca Juga : Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Makassar Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda Polimedia

"With adanya Pop Mart tentu dia akan membantu yang awalnya itu belinya jastip-jastip, ini justru memudahkan untuk orang-orang yang memang pencinta, orang-orang yang memang suka. Itu akan memudahkan karena aksesnya sudah ada di Makassar," ungkap drg. Ezim.

Lebih jauh, politisi muda ini menggarisbawahi aspek prestise dan daya saing daerah. Mengingat Pop Mart bersikap sangat selektif dalam memilih lokasi toko barunya, pembukaan gerai di Makassar menjadi validasi kuat bahwa kota ini memiliki daya beli dan ekosistem bisnis yang matang.

"Tentu karena kan tadi aksesnya itu ada, terus pasti akan ada perputaran ekonomi di dalamnya. Kita juga berharap berarti (Makassar) bisa bersaing dengan Jakarta dan ibu kota-ibu kota lainnya," pungkas drg. Ezim optimis.

Baca Juga : Makassar Trend Fashion 2025 Tampilkan “Kain dari Selatan”, Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

TSM Makassar Sambut Lonjakan Pengunjung dengan Proyek Infrastruktur Megah

Daya tarik retail internasional sekelas Pop Mart ini terasa sangat klop dengan performa Trans Studio Mall (TSM) Makassar yang terus meroket. Perwakilan manajemen TSM Makassar, Max Kambuan, mengungkapkan bahwa pasca-perluasan area mal (extention), jumlah kunjungan pada akhir pekan (weekend) melonjak tajam hingga menyentuh angka 40.000 sampai 50.000 orang per hari.

Menyikapi pertumbuhan ekosistem yang begitu masif, manajemen TSM di bawah naungan CT Corp berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai kawasan melalui proyek infrastruktur raksasa. Dalam waktu dekat, pihak mal akan merealisasikan beberapa pembangunan strategis untuk menyokong kebutuhan kota dunia:

Baca Juga : Makassar Trend Fashion 2025 Tampilkan “Kain dari Selatan”, Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Fasilitas Ibadah Baru: Memfungsikan gedung masjid megah yang terletak tepat di samping mal untuk kenyamanan pengunjung.

Kawasan Perhotelan Premium: Pembangunan dua hotel baru sekaligus, yakni hotel Bintang 4 dan Bintang 5, yang akan menempati area depan kawasan, berdampingan dengan Gedung Bank Mega.

Convention Center Skala Internasional: Mendukung pertumbuhan industri pariwisata dan bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Makassar, kompleks hotel tersebut akan dilengkapi dengan Convention Center raksasa berkapasitas 10.000 orang.

Baca Juga : Makassar Trend Fashion 2025 Tampilkan “Kain dari Selatan”, Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Sinergi antara inisiatif ekspansi jenama global yang ikonis, dukungan penuh dari pemerintah serta legislatif kota, dan kesiapan infrastruktur mal yang masif, dipastikan akan memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

#Pop Mart #TSM Makassar #Pop Mart Indonesia #kota makassar #Dinas pariwisata Makassar #ekonomi kreatif Makassar #Blind Box Sulawesi #Crybaby Pantai Losari #Chairul Tanjung #Drg Eshin Usami #Max Kambuan #Hotel TSM Makassar #Convention Center Makassar #MICE Makassar