Selasa, 09 Juni 2026 11:45

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Telkomsel Pertegas Komitmen Bisnis Berkelanjutan Lewat Tiga Pilar Utama

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mengusung semangat "Melayani Sepenuh Hati", Telkomsel secara resmi mempertegas komitmen korporasinya untuk menciptakan dampak bermakna bagi masyarakat melalui penerapan bisnis yang berkelanjutan (sustainability).
Mengusung semangat "Melayani Sepenuh Hati", Telkomsel secara resmi mempertegas komitmen korporasinya untuk menciptakan dampak bermakna bagi masyarakat melalui penerapan bisnis yang berkelanjutan (sustainability).

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Telkomsel perkuat bisnis berkelanjutan lewat pilar Jaga Cita, Jaga Data, & Jaga Bumi menuju target Net Zero 2060.

RAKYATKU.COM, JAKARTA – Mengusung semangat "Melayani Sepenuh Hati", Telkomsel secara resmi mempertegas komitmen korporasinya untuk menciptakan dampak bermakna bagi masyarakat melalui penerapan bisnis yang berkelanjutan (sustainability). Komitmen ini diwujudkan secara nyata untuk memberdayakan generasi masa depan sekaligus mendukung target dekarbonisasi nasional.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Komisaris Utama Telkomsel, Diaz F.M. Hendropriyono, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis ini. Menurutnya, sektor dunia usaha harus mengambil peran yang lebih besar dalam mendorong praktik yang lebih hijau di tengah tantangan nyata perubahan iklim.

"Saya mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan. Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, terutama bagi generasi masa depan," ungkap Diaz F.M. Hendropriyono.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, turut menambahkan bahwa pertumbuhan bisnis korporasi akan kehilangan maknanya jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya menurun. Oleh karena itu, Telkomsel terus berinovasi agar kontribusi keberlanjutan perusahaan semakin luas jangkauannya dan berkualitas dampaknya.

Tiga Pilar Fokus Keberlanjutan Telkomsel

Dalam implementasinya, komitmen keberlanjutan Telkomsel diterjemahkan ke dalam tiga pilar fokus utama, yaitu: Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi.

1. Jaga Cita (Pemberdayaan Talenta & Ekonomi Digital)

Pilar ini berfokus pada perluasan akses dan pemberdayaan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi digital.

Infrastruktur & Pelanggan: Hingga akhir tahun 2025, Telkomsel telah melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C. Operasional ini didukung oleh lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk penjangkauan di lebih dari 360 desa blank spot.

Pemberdayaan Sosial: Telkomsel aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui program sosial berbasis digital.

Kapabilitas Internal: Perusahaan terus memperkuat keahlian kritikal tenaga kerjanya di bidang teknologi masa depan, termasuk Artificial Intelligence (AI), cybersecurity, dan data science.

2. Jaga Data (Keamanan Siber & Perlindungan Privasi)

Telkomsel berkomitmen penuh menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan layanan yang aman, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan. Komitmen perlindungan data dan siber ini diperkuat melalui adopsi tata kelola sistem manajemen informasi berstandar internasional, meliputi ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.

3. Jaga Bumi (Reduksi Jejak Karbon & Ramah Lingkungan)

Melalui pilar ini, Telkomsel meminimalkan dampak operasionalnya terhadap lingkungan melalui berbagai aksi sirkular:

Energi Terbarukan: Sebanyak 361 BTS Telkomsel telah beralih menggunakan sumber energi terbarukan yang berasal dari solar panel dan mikrohidro.

Manajemen Limbah & Kemasan: 100% limbah elektronik perusahaan telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish. Selain itu, 100% kemasan kartu SIM kini beralih menggunakan material kertas ramah lingkungan.

Carbon Offsetting: Telkomsel berkontribusi langsung menekan emisi dengan menanam lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang tahun 2025. Perusahaan juga aktif melakukan mitigasi perubahan iklim untuk memperkuat ketahanan aset fisik layanan seperti BTS, TTC, hingga gedung operasional.

Distribusi Pendapatan dan Misi Net Zero 2060

Dampak positif dari bisnis berkelanjutan Telkomsel dirancang agar dapat mengalir ke seluruh ekosistem yang tumbuh bersama perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Telkomsel telah mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatannya kepada pemerintah, pemegang saham (shareholders), pemasok (suppliers) dalam rantai pasok, serta karyawan. Ekosistem ekonomi ini juga ditopang oleh keberadaan lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menekankan pentingnya aspek kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan misi besar ini.

"Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi, membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan," tutup Wong Soon Nam.

Sebagai bagian dari langkah strategis jangka panjang, inisiatif keberlanjutan Telkomsel dijalankan secara terkonsolidasi di bawah strategi GoZero Telkom Group. Langkah ini menjadi kontribusi nyata anak perusahaan dalam mendukung percepatan pengurangan emisi menuju target Net Zero 2060 yang dicanangkan oleh Telkom Group.

#hari lingkungan hidup sedunia telkomsel #strategi gozero telkom group #tiga pilar keberlanjutan telkomsel #net zero 2060