RAKYATKU.COM, WAJO _ Pemerintah Kecamatan Tempe menggelar silaturahmi dan rapat koordinasi bersama kepala lingkungan, imam kelurahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Tempe, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut membahas harmonisasi hubungan sosial di tengah masyarakat, peningkatan keamanan lingkungan, hingga persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Tempe.
Camat Tempe, Aldi Mulyadi, mengatakan pemerintah kecamatan terus berupaya memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif.
Baca Juga : DLH Gandeng PUPR Wajo, Biopori Bakal Jadi Bagian Perencanaan Setiap Bangunan
“Selama kita ikhlas, Tuhan akan ada jalan,” ujar Aldi Mulyadi saat menyinggung persoalan insentif kepala lingkungan dan imam kelurahan.
Ia menyebut, pemerintah kecamatan akan mengupayakan perhatian terhadap insentif kepala lingkungan dan imam kelurahan sebagai bentuk dukungan atas tugas sosial yang dijalankan di masyarakat.
Menurutnya, tugas kepala lingkungan dan imam kelurahan tidak hanya sebatas administrasi dan pelayanan sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait kebersihan lingkungan.
“Kita butuh edukasi kepada masyarakat, terutama soal sampah. Karena kebersihan sebagian dari iman,” katanya.
Aldi menjelaskan, pengelolaan sampah nantinya akan dikembalikan ke masing-masing kelurahan dengan melibatkan kepala lingkungan dan ketua RT agar penanganannya lebih efektif dan dekat dengan masyarakat.
Ia meminta seluruh kepala lingkungan dan imam kelurahan aktif melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar kesadaran menjaga kebersihan terus meningkat.
Baca Juga : Disdikbud Wajo Ajak Pelajar Tunjukkan Bakat melalui Festival Anak Daerah Bertema "Wujudkan Mimpimu"
“Mari kita jadikan Tempe Mapaccing,” ajaknya.
Sementara itu, Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik, menyampaikan pentingnya dukungan kepala lingkungan dan imam lingkungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengatakan, personel Polsek Tempe saat ini berjumlah 14 orang sehingga dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Baca Juga : Bupati Wajo Hadiri Penutupan HUT ke-46 Dekranas, Perkuat Promosi Sutera Wajo ke Pasar Nasional
“Kami harap bantuan kepala lingkungan dan imam lingkungan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Ini menjadi tanda sebuah kota akan maju,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Irwan Taufik juga berbagi pengalaman saat bertugas di daerah lain sebagai gambaran pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat.
“Jadikan Tempe aman dan kondusif,” katanya.
Baca Juga : Bupati Wajo Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan, Teken Kesepakatan LP2B untuk Jaga Sawah Produktif
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Tempe, Andi Bau Salman, beserta seluruh kepala lingkungan dan imam kelurahan se-Kecamatan Tempe.
