RAKYATKU.COM, JAKARTA – Momentum libur panjang pada Mei 2026 diperkirakan kembali meningkatkan mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata di sejumlah daerah. Kondisi lalu lintas padat, terutama pada jalur menanjak menuju kawasan wisata, menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales menghadirkan teknologi pendukung pada Suzuki Grand Vitara melalui kombinasi fitur Electronic Parking Brake (EPB) dan Hill Hold Control (HHC) yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih aman, praktis, dan nyaman di berbagai kondisi jalan.
Kehadiran kedua fitur tersebut dinilai relevan terutama saat kendaraan menghadapi situasi stop-and-go di jalur menanjak yang kerap terjadi selama periode long weekend.
Baca Juga : BYD Indonesia Perluas Akses Kendaraan Listrik Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Hadirkan Varian Baru
Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Yulius Purwanto, menjelaskan bahwa Suzuki terus menghadirkan teknologi yang tidak hanya modern dari sisi desain, tetapi juga memiliki fungsi nyata dalam mendukung aktivitas berkendara sehari-hari.
“Grand Vitara menjadi model pertama Suzuki di Indonesia yang menggunakan Electronic Parking Brake. Pengoperasiannya lebih praktis, mekanismenya meyakinkan, dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan kesan premium di dalam kabin,” ujarnya.
Electronic Parking Brake menggantikan sistem rem parkir mekanis konvensional yang sebelumnya menggunakan tuas manual. Melalui fitur tersebut, pengemudi cukup mengoperasikan tombol ringan untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan rem parkir.
Baca Juga : Pertamina Tambah 392 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulawesi, Antisipasi Lonjakan Konsumsi Saat Long Weekend
Teknologi ini dinilai mampu mengurangi beban pengemudi, khususnya saat menghadapi kemacetan panjang atau berhenti sementara di tanjakan karena pengoperasian menjadi lebih sederhana dan ergonomis.
Selain EPB, Grand Vitara juga dibekali fitur Hill Hold Control yang berfungsi menahan posisi kendaraan beberapa detik saat berhenti di jalan menanjak agar mobil tidak bergerak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal akselerator.
Fitur tersebut bekerja secara otomatis dan membantu meningkatkan rasa percaya diri pengendara, terutama saat melintasi jalur wisata dengan kontur jalan yang tidak selalu familiar.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Menurut Yulius, teknologi HHC sangat membantu dalam perjalanan jarak jauh bersama keluarga, khususnya ketika menghadapi antrean kendaraan di area perbukitan atau jalur menanjak menuju destinasi wisata.
“Melalui fitur Hill Hold Control, kami ingin memberikan rasa aman dan percaya diri lebih kepada pengemudi ketika berkendara bersama keluarga, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas padat di tanjakan,” jelasnya.
Meski demikian, Suzuki menegaskan bahwa teknologi kendaraan tetap harus diimbangi dengan kesiapan dan kewaspadaan pengemudi. Faktor keselamatan berkendara tetap bergantung pada kemampuan pengemudi dalam mengatur akselerasi, menjaga jarak aman, serta memahami kondisi jalan yang dilalui.
Baca Juga : Kian Dominan, Penjualan Toyota Raize Naik 30 Persen di Awal 2026
Suzuki juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, mulai dari kondisi sistem pengereman, ban, cairan kendaraan, hingga performa mesin agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Melalui penyematan teknologi tersebut, Suzuki Grand Vitara diposisikan bukan sekadar SUV modern, tetapi juga kendaraan keluarga yang mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan dalam berbagai kondisi perjalanan, termasuk saat menghadapi tingginya mobilitas selama musim liburan.
