Senin, 27 April 2026 16:38

Kalla Translog Perkuat ESG, Donor Darah Rutin dan Distribusi Bibit Pohon Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pelaksanaan donor darah rutin dan pembagian bibit pohon di Head Office Kalla Translog, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen manajemen dalam menjalankan prinsip ESG.
Pelaksanaan donor darah rutin dan pembagian bibit pohon di Head Office Kalla Translog, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen manajemen dalam menjalankan prinsip ESG.

Kalla Translog memperkuat ESG melalui donor darah rutin dan pembagian bibit pohon, mendukung kesehatan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan di Sulawesi Selatan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Kalla Translog memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kemanusiaan dan pelestarian lingkungan. Salah satu inisiatif utamanya adalah kegiatan donor darah rutin yang dikombinasikan dengan distribusi bibit pohon kepada masyarakat.

Program yang dilaksanakan setiap tiga bulan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang terukur, sekaligus mendukung kebutuhan layanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

Dukung Ketahanan Layanan Kesehatan

Baca Juga : Kalla Institute Bongkar Strategi Tembus Beasiswa, Tekankan Mindset dan Perencanaan Karier Sejak Dini

Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah Kalla Translog secara konsisten mampu mengumpulkan hingga 100 kantong darah setiap periode. Capaian ini berkontribusi langsung terhadap ketersediaan stok darah di wilayah Sulawesi Selatan, yang masih menjadi tantangan dalam layanan kesehatan.

Kepala Seksi Teknis Pelayanan Donor dan Pasien UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulsel, dr. Erviana Aprilia Rasak, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam mendukung kebutuhan tersebut.

“Kami melihat antusiasme tinggi dari karyawan maupun masyarakat. Program ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran donor di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif

Integrasi Aspek Lingkungan dalam Program Sosial

Berbeda dari program donor darah pada umumnya, Kalla Translog mengintegrasikan pendekatan green initiative dengan membagikan bibit pohon kepada setiap pendonor.

Pada pelaksanaan terakhir, sebanyak 110 bibit pohon—mulai dari mangga, alpukat, durian, rambutan, hingga kelengkeng—didistribusikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus edukasi lingkungan.

Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem UMKM di Luwu Raya, Dorong Adopsi Teknologi dan Kewirausahaan Modern

Langkah ini mencerminkan pendekatan ESG yang tidak hanya fokus pada aspek sosial, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan pengurangan jejak karbon jangka panjang.

Strategi ESG sebagai Nilai Tambah Bisnis

People Senior Manager Kalla Translog, Anidya Pramita Sari, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan.

Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem Komunitas dan Edukasi Safety Riding, Dongkrak Loyalitas Konsumen Honda

“Setiap tetes darah memiliki arti penting bagi sesama. Di sisi lain, melalui pembagian bibit pohon, kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Ini adalah kontribusi yang manfaatnya bisa dirasakan saat ini dan di masa depan,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa implementasi ESG tidak hanya berdampak pada reputasi perusahaan, tetapi juga memperkuat engagement dengan masyarakat serta stakeholder.

Dorong Model Bisnis Berkelanjutan

Baca Juga : Unismuh Makassar Perkuat Daya Saing SDM Hukum Bisnis, Bidik Akreditasi Unggul dan Standar Global

Kalla Translog yang memiliki jaringan layanan di wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Jawa, terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.

Program seperti donor darah dan penghijauan ini menjadi contoh bagaimana perusahaan logistik dapat berkontribusi di luar core business, sekaligus memperkuat posisi sebagai entitas yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Ke depan, model integrasi sosial dan lingkungan dalam satu program diproyeksikan menjadi tren dalam praktik ESG, seiring meningkatnya tuntutan terhadap perusahaan untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga dampak.

#Kalla Translog #ESG #Donor Darah #lingkungan #csr #makassar #Sulawesi Selatan #Kesehatan #sustainability #Perusahaan #sosial #green #Indonesia