RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) resmi mencatat sejarah baru dengan menerima angkatan pertama mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Tahun Akademik 2025/2026.
Momentum ini ditandai melalui kegiatan orientasi mahasiswa baru yang digelar di Balai Sidang Unismuh Makassar, Rabu (1/4), dengan jumlah peserta sebanyak 33 mahasiswa.
Orientasi ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal perjalanan akademik mahasiswa dalam menempuh pendidikan profesi yang menuntut kompetensi tinggi di bidang kefarmasian.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Gelar Festival Jepang, Perkuat Kolaborasi dan Kompetensi Global SDM Pariwisata
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), menegaskan bahwa kehadiran angkatan perdana ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan pendidikan kesehatan di lingkungan kampus.
“Kami menyambut dengan penuh kebanggaan mahasiswa baru Program Pendidikan Profesi Apoteker. Ini menjadi awal perjalanan untuk melahirkan apoteker yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah diawali dengan pra-orientasi yang mencakup registrasi, pengenalan kurikulum, hingga pengisian KRS online. Tahapan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman awal mengenai sistem akademik dan proses pendidikan profesi.
Baca Juga : GMTD Perkuat Komitmen Sosial, Salurkan Bantuan ke Lima Panti Asuhan di Tanjung Bunga
Kegiatan orientasi secara resmi dibuka oleh Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, M.T., IPU, yang juga menyampaikan arah kebijakan strategis universitas ke depan.
Dalam paparannya, Rektor menegaskan komitmen Unismuh Makassar sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang menuju universitas bereputasi internasional. Hal ini diwujudkan melalui roadmap pengembangan 2020–2044, yang mencakup penguatan tata kelola, digitalisasi pendidikan, peningkatan publikasi ilmiah, serta ekspansi kerja sama global.
“Unismuh Makassar berkomitmen mencetak lulusan profesional yang berdaya saing, dengan fondasi nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, kualitas akademik, serta inovasi berkelanjutan,” jelasnya.
Baca Juga : Asmo Sulsel Dukung Kreativitas Mahasiswa, Edukasi Safety Riding di Event “Ride to Campus”
Rektor juga menyoroti berbagai capaian institusi, mulai dari akreditasi unggul, sertifikasi ISO 21001:2018, hingga penguatan reputasi melalui internasionalisasi kampus. Dukungan fasilitas, termasuk rumah sakit pendidikan dan jejaring institusi, menjadi bagian penting dalam menunjang pendidikan profesi, termasuk apoteker.
Orientasi semakin komprehensif melalui sesi panel yang menghadirkan jajaran Wakil Rektor I hingga IV, yang membahas aspek akademik, keuangan, kemahasiswaan, hingga penjaminan mutu.
Wakil Rektor I, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menekankan pentingnya mutu akademik dan digitalisasi pembelajaran. Sementara Wakil Rektor II, Dr. Ihyani Malik, mengulas pengelolaan administrasi dan keuangan yang mendukung keberlanjutan institusi.
Baca Juga : Hangatnya Idul Fitri, Asmo Sulsel Berbagi dengan Anak Panti dalam Momentum Halal Bihalal
Di sisi lain, Wakil Rektor III, Dr. Mawardi Pewangi, menegaskan bahwa nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas tridarma perguruan tinggi. Adapun Wakil Rektor IV, Dr. Burhanuddin, menyoroti pentingnya penjaminan mutu dan daya saing institusi.
Melalui orientasi ini, FKIK Unismuh Makassar berharap angkatan perdana mahasiswa profesi apoteker dapat menjadi pionir dalam melahirkan tenaga kefarmasian yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lebih dari sekadar pengenalan kampus, kegiatan ini menjadi fondasi awal dalam membangun ekosistem pendidikan profesi yang mengintegrasikan mutu akademik, nilai keislaman, serta komitmen terhadap pelayanan kesehatan dan pengabdian masyarakat.
