RAKYATKU.COM, BOGOR — Bupati Wajo H. Andi Rosman bersama Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat–Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Kehadiran pimpinan daerah Kabupaten Wajo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Wajo didampingi Wakil Bupati Wajo, Ketua DPRD Kabupaten Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, serta Kepala Kejaksaan Negeri Wajo Harianto Pane.
Baca Juga : Ketua DPRD Wajo Reses di Kecamatan Tempe
Rakornas Pusat–Daerah 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menjadi penjabaran visi besar Asta Cita Presiden.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga persatuan dan soliditas bangsa di tengah kemajemukan. Menurut Presiden, kualitas hidup masyarakat menjadi indikator utama kemajuan sebuah negara dan harus diwujudkan melalui program-program prioritas yang konkret dan terukur.
Presiden Prabowo juga menekankan swasembada pangan dan swasembada energi sebagai pilar utama pembangunan nasional. Ia menyebutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima setiap hari dan ditargetkan meningkat hingga 82 juta penerima paling lambat pada akhir 2026.
Baca Juga : Bupati Wajo Hadiri Silaturahmi dan Syukuran Swasembada Pangan
“Kita akan menciptakan 3 hingga 5 juta lapangan kerja. Saat ini, Program Makan Bergizi Gratis telah menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja. Ditambah lagi 18 proyek hilirisasi yang akan menciptakan sekitar 276 ribu lapangan kerja baru yang berkualitas dengan total investasi mencapai Rp 618 triliun,” ujar Presiden Prabowo.
Selain isu pangan dan energi, Presiden juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Ia menyerukan gerakan masif dengan slogan “corvee, corvee, corvee” sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelebihan kapasitas tempat pembuangan sampah pada 2028, sekaligus memperkuat Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Menanggapi arahan Presiden tersebut, Bupati Wajo H. Andi Rosman menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Wajo bersama Forkopimda untuk mendukung dan mengimplementasikan seluruh kebijakan strategis nasional sesuai dengan kewenangan daerah.
Baca Juga : Bupati Wajo Hadiri Silaturahmi dan Syukuran Swasembada Pangan, Terima Penghargaan Nasional dari Presiden
“Pemerintah Kabupaten Wajo bersama Forkopimda siap mendukung penuh program prioritas nasional serta terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Andi Rosman.
