Senin, 12 Januari 2026 11:54

Wali Kota Munafri Tinjau Dua Titik Pengungsian Banjir di Makassar

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wali Kota Munafri Tinjau Dua Titik Pengungsian Banjir di Makassar

"Saya juga sudah sampaikan kepada petugas kesehatan untuk memastikan suplai obat-obatan tersedia. Jika ada warga yang terdampak dan mengalami gejala penyakit, harus segera dilakukan intervensi cepat. Bila diperlukan, langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau dua titik lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Kelurahan Paccarekkang dan Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Kunjungan tersebut dilakukan pada Senin pagi, tanggal 12 Januari 2026.

Appi berdialog langsung dengan para pengungsi, mendengarkan keluhan warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik.

Usai dari Kelurahan Katimbang, Wali Kota Makassar melanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian banjir di UPT SPF SD Negeri Paccarekkang, Jalan Paccerakkang. 

Baca Juga : Wali Kota Makassar Targetkan Potensi Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun

Munafri memastikan seluruh kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir di Kelurahan Katimbang dan Kelurahan Paccarekkang, Kecamatan Biringkanaya, terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian sementara. 

Di dua lokasi pengungsian tersebut, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar, menjamin ketersediaan bantuan makanan, minuman, air bersih, layanan kesehatan, hingga suplai obat-obatan bagi seluruh pengungsi. 

Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama masa tanggap darurat banjir.

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

"Hari ini saya datang berkunjung untuk memastikan bahwa suplai makanan, air bersih, toilet, layanan kesehatan, dan obat-obatan bisa terpenuhi dengan baik," jelas Appi. 

Appi menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama masa tanggap darurat banjir.

Selain memastikan bantuan logistik, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi itu juga memberikan instruksi langsung kepada Camat Biringkanaya dan para Lurah setempat agar senantiasa memperhatikan kondisi warga terdampak banjir. 

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk aktif melayani kebutuhan masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

"Kita berharap, mudah-mudahan musibah banjir yang menggenangi rumah warga ini bisa cepat surut, sehingga mereka dapat segera kembali ke rumah masing-masing," harap Munafri di sela-sela kunjungannya.

Munafri juga menegaskan bahwa, ia bersama SKPD akan terus melakukan pemantauan secara berkala di seluruh lokasi pengungsian semua Kecamatan. 

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kebutuhan pengungsi yang terabaikan selama berada di tempat penampungan sementara.

"Kami akan terus memantau dan memastikan suplai terhadap kebutuhan warga di lokasi pengungsian ini benar-benar terpenuhi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Munafri turut memberikan arahan khusus kepada petugas kesehatan yang bertugas di lapangan. 

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Ia meminta agar ketersediaan obat-obatan selalu terjaga dan penanganan medis dilakukan secara cepat apabila ditemukan pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan atau menunjukkan gejala penyakit.

"Saya juga sudah sampaikan kepada petugas kesehatan untuk memastikan suplai obat-obatan tersedia. Jika ada warga yang terdampak dan mengalami gejala penyakit, harus segera dilakukan intervensi cepat. Bila diperlukan, langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat," sambung Appi.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari BPBD Kota Makassar, sejumlah lokasi pengungsian banjir di wilayah Kecamatan Biringkanaya, tercatat ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Para pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian utama, yakni Kantor Lurah Katimbang, UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, serta Masjid Lailatul Qadar Blok AF.

Di Kantor Lurah Katimbang, tercatat sebanyak 17 kepala keluarga (KK) dengan total 61 jiwa yang mengungsi. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 22 jiwa laki-laki dewasa dan 20 jiwa perempuan dewasa, 10 anak-anak yang terbagi atas 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. 

Serta 7 balita yang terdiri dari 4 balita laki-laki dan 3 balita perempuan. Selain itu, terdapat pula 2 orang ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus dari petugas kesehatan.

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Sementara itu, pengungsian dengan jumlah warga terbanyak berada di UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, yang menampung 55 kepala keluarga dengan total 201 jiwa. 

Komposisi pengungsi di lokasi ini meliputi 53 jiwa laki-laki dewasa dan 68 jiwa perempuan dewasa, 54 anak-anak yang terdiri dari 36 anak laki-laki dan 18 anak perempuan, serta 18 balita dengan rincian 15 balita laki-laki dan 3 balita perempuan. 

Selain itu, tercatat pula 3 orang lansia perempuan, serta 5 bayi, masing-masing 3 bayi laki-laki dan 2 bayi perempuan, yang memerlukan penanganan kesehatan dan pemenuhan gizi secara optimal.

Baca Juga : Kadis Pariwisata Makassar Hadiri Upacara HUT ke-418 Kota Makassar, Angkat Semangat Kolaborasi dan Budaya Lokal

Di lokasi pengungsian Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, tercatat 4 kepala keluarga dengan total 18 jiwa. Pengungsi di lokasi ini terdiri atas 8 laki-laki dewasa dan 7 perempuan dewasa, 2 anak-anak masing-masing 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, serta 1 balita laki-laki.

Sedangkan di Masjid Lailatul Qadar Blok AF, terdapat 10 kepala keluarga dengan total 39 jiwa yang mengungsi. Rinciannya meliputi 15 laki-laki dewasa dan 16 perempuan dewasa, 5 anak-anak yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 3 anak perempuan, 1 balita laki-laki, 1 lansia perempuan, serta 1 ibu hamil.

Data tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Makassar, dalam menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta memastikan perlindungan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, balita, lansia, ibu hamil, dan bayi, selama masa penanganan darurat banjir berlangsung.

#Wali Kota Munafri Arifuddin