Sabtu, 29 November 2025 09:30

Lonjakan Pasar Modal Sulsel–Sulbar, Transaksi 2025 Tembus Rp36,49 Triliun

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah, dalam Workshop Wartawan Pasar Modal, Jumat (28/11/2025).
Kepala PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah, dalam Workshop Wartawan Pasar Modal, Jumat (28/11/2025).

Pertumbuhan pasar modal Sulsel–Sulbar terus meningkat. Jumlah investor muda melonjak hingga 60%, transaksi 2025 tembus Rp36,49 triliun. BEI perluas galeri investasi.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR — Pasar modal di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat kembali mencatat performa impresif dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan jumlah investor serta nilai transaksi menunjukkan geliat ekonomi masyarakat semakin kuat, khususnya dari generasi muda yang kini mendominasi aktivitas pasar. Tren tersebut dipaparkan Kepala PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah, dalam Workshop Wartawan Pasar Modal, Jumat (28/11/2025).

Fahmin menjelaskan, fase pemulihan ekonomi pascapandemi menjadi momentum akselerasi bagi pelaku pasar modal di kawasan timur Indonesia. Data historis mencatat bahwa pada 2023, Single Investor Identification (SID) saham mencapai 108.869, sementara SID pasar modal secara keseluruhan berada di angka 342.463. Total transaksi sepanjang tahun itu menyentuh Rp18,75 triliun, dengan rata-rata per bulan sekitar Rp1,56 triliun.

Memasuki 2024, geliat investasi meningkat tajam. Jumlah SID saham naik menjadi 137.384, diikuti peningkatan SID pasar modal menjadi 431.922. Nilai transaksinya pun terkerek naik hingga Rp23,23 triliun. “Kita melihat minat masyarakat makin luas dan semakin matang dari sisi literasi. Banyak masyarakat mulai memahami bahwa instrumen pasar modal bukan lagi hal yang kompleks,” ujar Fahmin.

Baca Juga : Milenial Dominasi Pertumbuhan Investor Pasar Modal

Momentum pertumbuhan tersebut berlanjut kuat hingga 2025. Per Oktober 2025, SID saham di Sulsel dan Sulbar telah mencapai 179.178, sementara SID pasar modal menembus 532.928. Total transaksi pasar modal kawasan ini bahkan melonjak menjadi Rp36,49 triliun, dengan rata-rata transaksi bulanan menyentuh Rp3,04 triliun. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang tiga tahun terakhir.

Investor Muda Ambil Alih Panggung Pasar Modal

Fenomena yang paling mencolok adalah pergeseran profil investor. Dari total SID yang tercatat, 60 persen atau 105.744 investor berasal dari kelompok usia 18–30 tahun. Menurut Fahmin, ini menunjukkan perubahan pola pikir generasi muda terhadap pengelolaan finansial.

Baca Juga : Milenial Dominasi Pertumbuhan Investor Pasar Modal

“Mereka tidak lagi menjadikan tabungan sebagai satu-satunya instrumen. Ada kesadaran baru bahwa investasi di pasar modal menjadi jalan untuk membangun masa depan keuangan yang lebih stabil,” jelasnya.

Kelompok usia 31–39 tahun menyumbang 25 persen atau 43.088 SID, sedangkan investor usia 40–100 tahun berkontribusi 15 persen atau 26.809 SID. Komposisi ini menunjukkan ekosistem pasar modal Sulsel–Sulbar kini bertumpu pada kelompok produktif yang teknologi dan informasinya lebih adaptif.

Galeri Investasi Baru Untuk Menguatkan Ekosistem

Baca Juga : Milenial Dominasi Pertumbuhan Investor Pasar Modal

Untuk menjaga momentum tersebut, BEI Perwakilan Makassar menargetkan penambahan sejumlah Galeri Investasi di lokasi-lokasi yang dianggap strategis, termasuk kampus, sekolah menengah, hingga pusat keramaian. Galeri ini akan menjadi ruang edukasi, konsultasi, dan praktik investasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Fahmin, keberadaan galeri investasi merupakan elemen penting untuk memperluas inklusi keuangan. “Pusat edukasi harus semakin mendekat ke masyarakat. Dengan galeri investasi, masyarakat bisa bertanya, belajar, hingga mencoba langsung transaksi pasar modal. Ini yang akan memperkuat basis investor di masa depan,” tegasnya.

Selain mendorong penetrasi ke kalangan muda, perluasan galeri investasi juga diharapkan memperkokoh posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu motor utama pertumbuhan investor pasar modal di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Baca Juga : Milenial Dominasi Pertumbuhan Investor Pasar Modal

“Partisipasi masyarakat terus meningkat. Dengan ekosistem yang semakin inklusif, kita optimistis pasar modal di Sulsel dan Sulbar akan menjadi ruang pertumbuhan ekonomi yang semakin strategis,” tutup Fahmin.

#pasar modal Sulsel #pasar modal Sulbar #investor muda Sulawesi #pertumbuhan SID saham #BEI Makassar #transaksi pasar modal 2025 #galeri investasi BEI #ekonomi Sulawesi