Kamis, 13 November 2025 01:02
Bersama Polres Gowa, Asmo Sulsel menggelar edukasi safety riding bagi siswa SMAN 22 Gowa, Rabu (12/11/2025)
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, GOWA –Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda. Bersama Polres Gowa, Asmo Sulsel menggelar edukasi safety riding bagi siswa SMAN 22 Gowa, Rabu (12/11/2025).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar sekaligus menanamkan kesadaran bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan gaya hidup.

Lebih dari 40 siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Dalam sesi yang berlangsung interaktif, Wanny, Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, mengingatkan pentingnya memahami tanggung jawab saat berada di jalan raya, terutama bagi pelajar yang baru akan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca Juga : Asmo Sulsel Kembali Gelar Edukasi Safety Riding untuk Karyawan Tribun Timur

“Asmo Sulsel ingin memastikan para pelajar memiliki kesadaran sejak dini tentang pentingnya keselamatan di jalan. Bukan hanya bisa mengendarai motor, tapi juga paham bagaimana menghargai aturan dan menjaga diri serta orang lain,” ujar Wanny.

 

Menurutnya, penyebab utama kecelakaan di jalan sering kali bukan karena kendaraan atau kondisi jalan, melainkan faktor manusia itu sendiri — kurang fokus, tergesa-gesa, dan abai terhadap aturan. Karena itu, Wanny menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan fisik sebelum berkendara.

“Tubuh yang tidak fit, atau pikiran yang tidak fokus bisa memicu bahaya. Kecelakaan tidak memilih waktu atau tempat, tapi selalu bisa dicegah dengan kesadaran,” jelasnya.

Baca Juga : Asmo Sulsel Hadirkan Coaching Clinic PSM, Edukasi Safety Riding, hingga Panggung Bakat di SMAN 21 Makassar

Dalam materinya, Wanny juga menegaskan pentingnya perlindungan diri melalui perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup. “Perlengkapan itu tidak bisa mencegah kecelakaan, tapi bisa menyelamatkan nyawa. Sering kali orang baru sadar pentingnya setelah terlambat,” ucapnya.

Selain teori, Wanny juga mengajak para siswa untuk membiasakan safety check satu menit sebelum berangkat — mengecek tekanan ban, kondisi rem, lampu, dan bahan bakar.

“Lebih baik kehilangan satu menit untuk memeriksa kendaraan, daripada kehilangan nyawa dalam satu menit,” tambahnya.

Baca Juga : Asmo Sulsel Hadirkan Promo “Bulan Penuh Cinta”, Spesial Bagi Konsumen di Bulan Februari

Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari kampanye nasional #Cari_Aman, yang terus digaungkan Honda sebagai simbol kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya di kalangan pelajar.

Melalui kerja sama dengan kepolisian, Asmo Sulsel berupaya membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

“Harapan kami, para pelajar ini bisa menjadi duta keselamatan di lingkungannya. Karena perubahan budaya berkendara dimulai dari kesadaran individu,” tutup Wanny.