RAKYATKU.COM,PAREPARE--Pemerintah Kota Parepare kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) melalui pelaksanaan kegiatan Profeling ASN yang bertujuan untuk menguji kompetensi sekaligus mengimplementasikan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Kegiatan tersebut berlangsung di Perpustakaan IAIN Kota Parepare, Rabu (12/11/2025), dan diikuti oleh sebanyak 398 peserta yang terdiri dari pejabat struktural di lingkup Pemerintah Kota Parepare.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Pada sesi pertama pelaksanaan, Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto P., hadir secara langsung untuk meninjau jalannya kegiatan dan memberikan dukungan kepada seluruh peserta.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Hermanto menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi dan manajemen talenta merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi, minat, serta kemampuan setiap ASN.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Hal ini, kata mantan anggota DPRD Parepare itu, menjadi dasar penting dalam menerapkan kebijakan penempatan ASN yang lebih objektif dan berbasis pada kemampuan nyata individu.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
“Uji kompetensi dan manajemen talenta ini adalah dua hal yang saling berkaitan erat. Melalui kegiatan ini, kita dapat mengukur bakat dan potensi yang dimiliki setiap ASN sehingga penempatannya ke depan bisa lebih tepat dan efektif,” ungkap Hermanto.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani
Wakil Wali Kota Parepare itu juga menegaskan, hasil dari kegiatan profeling ini diharapkan menjadi acuan dalam mendorong peningkatan kinerja ASN, baik dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
“Kami berharap hasil uji ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja ASN, sekaligus memperkuat profesionalisme aparatur dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Pemerintah Kota Parepare, lanjut Hermanto terus berupaya membangun sistem manajemen talenta yang berkelanjutan, sehingga setiap ASN memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai kompetensinya dan berkontribusi maksimal terhadap kemajuan daerah. (*)
