RAKYATKU. COM, MAKASSAR — Sektor jasa keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan ketahanan dan performa positif di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan evaluasi terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), stabilitas sistem keuangan di wilayah ini tetap terjaga berkat sinergi kuat antara OJK, pemerintah daerah, dan pelaku industri jasa keuangan.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa stabilitas ini didukung oleh kinerja intermediasi yang kontributif serta profil risiko yang terkendali.
“Kondisi ini sejalan dengan stabilitas sektor jasa keuangan nasional yang juga terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik,” jelas Muchlasin dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, OJK akan terus memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah untuk memastikan pertumbuhan sektor keuangan tetap sehat dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen menjaga sektor jasa keuangan tetap inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengapresiasi langkah OJK dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.
“Kinerja sektor jasa keuangan di Sulsel masih stabil karena pengawasan OJK berjalan efektif. Dari aktivitas ekonomi yang terus tumbuh, kita bisa lihat sektor keuangan berperan penting menjaga roda ekonomi daerah tetap bergerak,” ungkap Jufri.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas lembaga antara pemerintah daerah, industri keuangan, dan regulator. Data yang akurat dan kebijakan yang terukur menjadi dasar kuat dalam menjaga ekosistem keuangan tetap sehat.
Muchlasin baru-baru ini dikukuhkan sebagai Kepala OJK Sulselbar menggantikan Darwisman. Seremoni pengukuhan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (17/3), turut disaksikan oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Langkah OJK Sulselbar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi kunci penting dalam mempertahankan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sulsel di tahun-tahun mendatang.
