RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Tingkat inklusi masyarakat terhadap produk pasar modal di Sulawesi Selatan terus menunjukkan peningkatan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) tumbuh 16,25% yoy, mencapai 427.336 per Juni 2025.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap saham yang naik 28,69%, diikuti reksa dana 15,38% dan SBN 14,31%. Nilai transaksi saham di Sulsel selama semester I/2025 juga tercatat sebesar Rp13,05 triliun.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin mengatakan meningkatnya jumlah investor mencerminkan semakin kuatnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat. “Pasar modal kini semakin inklusif dan mampu menjangkau berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang banyak memanfaatkan teknologi digital,” jelasnya.
TAG
- #OJK sulselbar
- #pasar modal Sulsel
- #jumlah investor SID
- #transaksi saham Rp13 triliun
- #pertumbuhan investor milenial
- #Inklusi keuangan
BERITA TERKAIT
-
Edukasi Keuangan Masif dan Perlindungan Konsumen: OJK Sulselbar Tangani 5,1 Ribu Aduan hingga Juli 2026
-
Investor Pasar Modal di Sulsel Merekor Tembus 766 Ribu SID, Didorong Demam Reksa Dana dan Saham
-
Pendapatan Premi Asuransi di Sulsel Melonjak 30 Persen, Penjaminan Tembus Rp1 Triliun
-
Pinjol Legal dan Pergadaian Melonjak, Pembiayaan Non-Bank di Sulsel Tumbuh Pesat Per Mei 2026
-
Kredit Perbankan Sulsel Tembus Rp176 Triliun di Juni 2026, Sektor Perdagangan Jadi Penopang Utama