RAKYATKU.COM,MAKASSAR--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyatakan komitmennya untuk mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Hal itu disampaikan Tasming usai menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025 di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (28/7/2025).
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan bahwa Pemprov Sulsel telah mengikuti arahan Pemerintah Pusat untuk menggeser anggaran non prioritas ke sektor prioritas, salah satunya untuk penanganan stunting. Sebesar Rp 26 miliar telah dialokasikan untuk program ini, yang menyasar 15.120 sasaran penerima pendampingan dan bantuan makanan tambahan.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Menanggapi hal itu, Wali Kota Parepare menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tersebut.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
“Kami di Parepare tentu sangat mendukung program prioritas ini. Penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Pemkot Parepare akan bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Tasming Hamid.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Parepare juga telah mengambil langkah konkret dalam penanganan stunting. Salah satunya melalui peran aktif Tim Penggerak PKK yang secara rutin memberikan asupan tambahan gizi bagi balita yang terindikasi stunting.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani
“Pemkot Parepare tentu menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan stunting. Kita berkomitmen untuk sejalan dan memperkuat program-program tersebut di tingkat daerah,” tambahnya.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Tasming juga menekankan bahwa peringatan Harganas menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
“Melalui momentum Harganas, kita diingatkan kembali bahwa keluarga adalah pondasi utama kemajuan bangsa. Jika seluruh elemen bersatu, maka perubahan besar bisa dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga,” pungkasnya.(*)
