RAKYATKU.COM,PAREPARE--Bunda PAUD Kota Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, turun langsung bersama jajaran pengurusnya untuk menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Laupe, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Jumat (25/07/2025).
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Bantuan yang diserahkan berupa pakaian layak pakai dan sejumlah kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh para korban. Bantuan tersebut diterima langsung oleh warga yang rumahnya hangus dilalap api dalam musibah kebakaran yang terjadi sepekan sebelumnya.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
"Kami berikan bantuan kepada korban musibah kebakaran. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban mereka," ucap dr. Andi Arfiah Tasming yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
Istri Wali Kota Parepare, Tasming Hamid itu menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Ia mengaku terenyuh melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang kini hanya tersisa puing-puing pasca kebakaran.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
"Tentu kami sangat prihatin," tuturnya lirih.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Andi Arfiah juga berharap para korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut. Ia menegaskan, kehadirannya bersama pengurus PAUD merupakan bentuk empati dan dukungan moril kepada warga terdampak.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Hari Lahir Pancasila di Parepare Berlangsung Khidmat, Wali Kota Tekankan Pengamalan Nilai Kebangsaan
Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, juga telah meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia memberikan semangat dan penguatan kepada para korban, serta menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
“Kami dari Pemerintah Kota Parepare akan selalu hadir dan bersama masyarakat, terlebih saat dilanda musibah,” tegas Tasming Hamid.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Musibah kebakaran itu sendiri terjadi pada Jumat pagi (18/07/2025) sekitar pukul 06.00 WITA. Kobaran api yang begitu cepat meluas membuat warga di sekitar lokasi panik dan berhamburan keluar rumah.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Sebanyak tiga unit rumah panggung ludes dilalap si jago merah. Salah satu korban bahkan terlihat histeris saat menyaksikan rumahnya habis terbakar. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para korban bersyukur karena berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Tim Pemadam Kebakaran Kota Parepare yang tiba di lokasi segera melakukan tindakan pemadaman dan berhasil mengendalikan api setelah upaya intensif. Meski tak ada korban jiwa, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga : Awali Bulan Juni, Wadir RSUD Andi Makkasau Terus Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Baca Juga : Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran , Pemkot Parepare Diganjar Bantuan Rp 1 Miliar
Pemerintah Kota Parepare melalui berbagai elemen, termasuk Bunda PAUD dan PKK, terus menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada warganya yang terdampak bencana, sebagai bentuk nyata dari pelayanan yang humanis dan responsif. (*)
