Kamis, 17 April 2025 21:34

Dukung SP2D Online,Tasming Hamid Komitmen Jalankan Pemerintahan Modern dan Transparan

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dukung SP2D Online,Tasming Hamid Komitmen Jalankan Pemerintahan Modern dan Transparan

“Ini adalah lompatan besar dalam pengelolaan keuangan daerah. Sistem SP2D Online memberikan jaminan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pencairan anggaran. Ini sangat sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang kita dorong di daerah,”

RAKYATKU.COM,JAKARTA — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri peluncuran SP2D Online melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) yang digelar di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, efektif, efisien, dan terintegrasi. Peluncuran SP2D Online juga mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintahan daerah serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

Wali Kota Parepare didampingi oleh Kepala Badan Keuangan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Parepare dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

Baca Juga : Pemkot Parepare Buka Peluang Investor Garap Eks Gedung CU

Dalam kesempatan itu, Kemendagri dan Asbanda menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis sebagai langkah nyata mendukung implementasi SP2D Online melalui SIPD-RI. Sistem ini memungkinkan proses pencairan dana — mulai dari penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) hingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) — dilakukan secara real-time, paperless, dan terintegrasi langsung antara pemerintah daerah dan bank pembangunan daerah (BPD).

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

Tasming Hamid menyambut baik peluncuran sistem ini dan menyampaikan apresiasinya atas langkah transformasi digital yang dilakukan pemerintah pusat.

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

“Ini adalah lompatan besar dalam pengelolaan keuangan daerah. Sistem SP2D Online memberikan jaminan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pencairan anggaran. Ini sangat sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang kita dorong di daerah,” ujar Tasming.

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

Baca Juga : Tasming Hamid Harap Imigrasi Semakin Humanis dan Berintegritas di Usia ke-76

Tasming juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Parepare siap mendukung penuh penerapan sistem ini sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan melayani.

Baca Juga : TP PKK Parepare Gelar Rakerda, Satukan Langkah Program 2026

Baca Juga : Wujudkan Tata Kelola yang Bersih, Transparan dan Berintegritas, Manajemen RSUD Andi Makkasau Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas

 

“Selama ini, proses administrasi pencairan dana kerap kali memakan waktu karena banyaknya dokumen manual yang harus diproses. Dengan sistem ini, kita bisa memangkas waktu, mengurangi beban administratif, dan meminimalisir potensi penyimpangan,” pungkas TSM. (*)

Penulis : Hasrul Nawir
#tasming hamid #parepare