Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
RAKYATKU.COM, PAREPARE--Pemkot Parepare meraih penghargaan dari Bank Indonesia. Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani angkat piala bergilir dari Bank Indonesia sebagai QRIS Champion Of The Year 2024.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Pemkot Parepare juga memborong dua juara. Masing-masing juara pertama kategori ASN Digital dan juara ketiga Pajak Daerah Akseleratif. Penghargaan itu diterima pada kegiatan Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (Chapter).
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Penghargaan dan piala bergilir itu diterima langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani. Diserahkan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Ricky Satria di Claro Hotel Makassar, Rabu (11/12/2024).
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Bank Indonesia menilai ASN Pemkot Parepare paling banyak yang beralih ke transaksi non tunai. Hal itu mendukung program bank Indonesia dan efektivitas perekonomian.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani mengaku bersyukur dan berbangga sudah dinobatkan menjadi juara umum Chapter 2024 Bank Indonesia . Dirinya menyampaikan pesan agar terus berinovasi dan mendukung program transaksi digital.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
“Ini bukan tentang siapa yang terbaik tetapi siapa yang ingin berbuat baik.
Baca Juga : Wali Kota Parepare dan Forkopimda Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Nusantara
Jangan lelah berinovasi. Boleh lagi lelah tetapi jangan pasrah. Mari kita dukung terus program transaksi digital,” ujar dia.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Lebih lanjut Hayat menyebut transaksi digital punya banyak manfaat baik bagi masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, transaksi digital bertujuan untuk kecepatan yang berdampak baik bagi perekonomian masyarakat.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
“Sekarang eranya transaksi untuk bertransformasi. Tujuannya untuk kepentingan kecepatan dan ketepatan. Tentu dicapai dengan kolaborasi dan koordinasi. Sehingga mencapai efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Hayat menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan pemerintah daerah yang terus menjalin kolaborasi baik.
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
“Saya pikir ini bagian stimulan bagi kita semua. Ujian ada pada masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan income masyarakat menuju kesejahteraan,” pungkas dia. (*)