Selasa, 12 November 2024 15:56

Pemkab Maros dan Yayasan Bakti Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Inklusi

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkab Maros dan Yayasan Bakti Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Inklusi

Pemkab Maros dan Yayasan Bakti Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Inklusi

MAROS - Yayasan Bakti menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Maros untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif di kabupaten ini. Maros diharapkan dapat memfasilitasi kolaborasi strategis dan sinergi berbagai program pembelajaran inklusi, dengan tujuan menjadikan Kabupaten Maros Sehat dan Cerdas.

Melalui Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, serta Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga, program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan inklusif. Dengan prinsip “tidak ada satu pun yang tertinggal,” program ini mendorong partisipasi kelompok marginal dalam pembangunan sosial budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mendukung penuh program inklusi. Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada sekolah yang menolak anak dengan latar belakang disabilitas.

Baca Juga : 12 Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Tetapkan Maros Darurat Bencana

“Saya rasa sekarang sudah tidak ada lagi sekolah yang menolak siswa disabilitas. Semua diterima. Ini menunjukkan bahwa para pendidik kita sudah memahami pentingnya penyetaraan pendidikan,” ujar Andi Davied.

Namun, ia mengakui bahwa saat ini belum ada tenaga pendidik khusus di sekolah negeri untuk menangani siswa disabilitas. Pemerintah akan mencari solusi untuk menciptakan metode pendidikan yang lebih ramah disabilitas.

“Saat ini siswa disabilitas hanya ditangani di SLB. Ini akan menjadi PR bagi kami untuk memberikan pelatihan khusus bagi guru yang menangani siswa disabilitas,” tambahnya.

Baca Juga : Pemkab Maros Terima Bantuan Rp102 Miliar dari Kemensos

Andi Davied menegaskan bahwa program inklusi menjadi perhatian Bupati Maros. Sejalan dengan pembangunan yang ada, akses fasilitas publik di Maros juga mulai dirancang agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

“Jika kita melihat pembangunan saat ini, desainnya sudah inklusif. Akses masuk dirancang dengan kemiringan tertentu agar mudah diakses oleh saudara kita yang disabilitas,” ungkapnya.

#pemkab maros