RAKYATKU.COM, PAREPARE --DPMPTSP Provinsi Sulsel menggelar bimbingan teknis/sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), di Hotel Kenari Kota Parepare, Kamis (26/9/2024). Bimtek diikuti 50 pelaku usaha si Kota Parepare.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Hadir Sekda Parepare, Muhammad Husni Syam sebagai narasumber, juga Kepala DPMPTSP Parepare St Rahmah Amir.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Kabid Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal di DPMPTSP Provinsi Sulsel, Tri Mallombasi mengatakan, tujuan bimtek tak lain sebagai upaya peningkatan realisasi investasi di Sulsel.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Baburrahmah, Wali Kota Parepare: Perencanaan Harus Matang
"Tujuannya untuk meningkatkan realisasi investasi di Sulsel, khususnya di Kota Parepare. Tujuannya juga untuk pelaku usaha apabila menghadapi permasalahan, bisa langsung curhat ke Provinsi. Ada memang kewenangan provinsi Sulsel dan Daerah," jelasnya.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Bimtek tiap tahun kata Tri dilakukan di Kota Parepare. Bahkan tak hanya bimtek, DPMPTSP Sulsel jug berinteraksi langsung dengan pelaku usaha.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
"Tiap tahun pasti di Parepare kita sentuh. Ini audah triwulan ketiga. Ada 50 pelaku usaha diundang dan beda-beda tiap tahun. Selain bimtek ini, kita biasa ke pelaku usaha di Parepare yang jadi kewenangan Provinsi," jelasnya.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Baca Juga : Wali Kota Parepare dan Forkopimda Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Nusantara
Dia tak menampik bahwa sebagian pelaku usaha acuh tak acuh dengan pelaporan LKPM. Padahal LKPM penting dilakukan oleh pelaku usaha yang wajib LKPM.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
"Ada biasa pelaku usaha yang tidak mengerti sama sekali. Tapi ada juga yang pura-pura lupa. Padahal ini kewajiban bahwa sejauh mana perkembangan investasinya," jelasnya.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Cegah Stunting, Wali Kota dan PKK Dukung Edukasi Gizi
Baca Juga : Perkuat Pemberantasan Narkoba, BNN Kota Parepare Segera Dibentuk
Sekda Parepare, Husni Syam berharap pada pelaku usaha dapat mengikuti bimtek atau sosialisasi dengan baik, agar yang tadinya tidak memahami akhirnya bisa paham dan mengerti. (*)