Rabu, 10 Juli 2024 18:21

Disnaker Makassar Dukung Program 10.000 Ribu Skill Pelatihan Gratis

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Disnaker Makassar Dukung Program 10.000 Ribu Skill Pelatihan Gratis

"Kami percaya bahwa dengan meningkatkan keterampilan masyarakat, kita juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk Makassar menuju Kota Kompeten dan Inklusif,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memiliki visi untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam dunia usaha dan dunia industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi kota. 

Salah satu program strategis Danny adalah menyediakan 10.000 ribu pelatihan keterampilan gratis bagi masyarakat. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar menjadi leading sector dari 12 SKPD yang mendukung program tersebut.

Kepala Disnaker Kota Makassar, Neilma Palamba mengungkapkan bahwa Disnaker sendiri setiap tahunnya menyiapkan kurang lebih 2.000 peserta untuk berbagai pelatihan.

Baca Juga : Pembangunan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penghambatan

"Kami memberi pelatihan mengikuti standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), salah satunya dengan memberikan pelatihan selama 80 Jam Pelajaran. Hal ini untuk memaksimalkan pelatihan agar menghasilkan alumni yang kompeten," kata Neilma pada Rabu, (10/7/2024).

Menurutnya, Kota Makassar dikenal sebagai kota dagang dan jasa, sehingga jenis pelatihan yang ditawarkan Disnaker disesuaikan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi).

"Beberapa jenis pelatihan yang populer antara lain pelatihan berbasis multimedia, keterampilan Barista, administrasi perkantoran, kewirausahaan, hingga keterampilan teknis seperti alat berat, dan pelatihan lainnya," jelasnya.

Baca Juga : Prof Zudan Arif Fakrulloh Support Musabaqah Hifdzil Qur'an Antar Pondok Pesantren se-Sulsel

Program 10.000 Ribu Pelatihan Keterampilan Gratis ini menyasar berbagai kelompok terutama masyarakat lorong, lulusan baru, dan penyandang disabilitas. 

"Kami menyediakan jalur pelatihan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka. Misalnya, pelatihan menjahit, daur ulang barang, dan pelatihan lainnya yang dapat membantu mereka membuka peluang usaha," jelasnya.

Penyandang disabilitas diberikan pelatihan melalui unit layanan disabilitas yang telah berjalan sejak tahun 2021.

Baca Juga : Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Apresiasi Pelaksanaan Unhas Career Expo 2024

"Melalui layanan ini, mereka dilatih dalam keterampilan soft skill dan hard skill secara gratis untuk meningkatkan perekonomian mereka. Misalnya pelatihan perbaikan dan penyempurnaan alat elektronik," tambahnya.

Untuk mendukung program ini, Disnaker juga telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan dan industri. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut pelatihan yang tersedia, Nielma mengarahkan untuk mengakses situs web https://iporena.disnaker.makassarkota.go.id/login

"Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan standar industri dan kebutuhan pasar kerja saat ini," jelasnya.

Baca Juga : Kadiskominfo SP Sulsel Hadiri Kegiatan Kolaborasi Sistem Statistik Nasional di Bali

Nielma berharap melalui program ini, dapat mencetak tenaga kerja yang lebih terampil dan berdaya saing, sehingga membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja baru di Kota Makassar akan semakin terbuka. 

"Kami percaya bahwa dengan meningkatkan keterampilan masyarakat, kita juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk Makassar menuju Kota Kompeten dan Inklusif," ungkapnya.

#danny pomanto #Pemprov Sulsel