Minggu, 16 Juni 2024 17:07

Jelang Lebaran Idul Adha 1445 H, Penjabat Gubernur Sulsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Jelang Lebaran Idul Adha 1445 H, Penjabat Gubernur Sulsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

"Saya informasikan kepada masyarakat bahwa ketersediaan bahan pangan pokok beras, telur, daging, cabai, bawang merah, daging sapi, saya pantau di pasar ketersediaan cukup. Stoknya tersedia dan harganya relatif stabil,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto meninjau langsung harga bahan pokok di dua pasar tradisional H-1 jelang Idul Adha 1445 Hijriah, Minggu (16/6/2024).

"Saya informasikan kepada masyarakat bahwa ketersediaan bahan pangan pokok beras, telur, daging, cabai, bawang merah, daging sapi, saya pantau di pasar ketersediaan cukup. Stoknya tersedia dan harganya relatif stabil," ungkap Pj Gubernur Prof Zudan saat di wawancara usai meninjau di Pasar Pa'baeng-baeng.

Pj Gubernur Prof Zudan juga mengapresiasi Pemkot Makassar karena efektif menjaga stabilitas harga bahan pokok jelang Lebaran Idul Adha 1445 Hijriah.

Baca Juga : Puluhan UMKM Binaan Disperindag dan Bank Sulselbar Pamer Produk di Pelepasan Ekspor Sulsel

"Terima kasih Pak Wali karena efektif turun ke pasar-pasar memantau harga pangan," tambah Prof Zudan 

Sementara itu, Danny Pomanto mengatakan bahwa pemerintah kota intens melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok di pasar tradisional.

"Pertama kita monitoring harga pagi dan sore secara real time. Kedua kita juga punya tiga mekanisme intervensi harga di pasar," kata Danny Pomanto.

Baca Juga : Di Hadapan Menpan RB, Pj Gubernur Sulsel Paparkan Digitalisasi Reformasi Birokrasi pada Seminar Nasional IKA PIMNAS

Upaya-upaya intervensi pemerintah kota dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar guna menekan laju inflasi dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, setiap Selasa dan Kamis dilakuan penjualan bahan pangan pokok secara langsung dari distributor/BULOG melalui program Mini Distribution Center (MDC) Tokomoditi dengan menggunakan mobil pengendali inflasi.

"Kedua kita juga melakukan intervensi melalui kontainer di kelurahan khusus komoditi yang naik dari hasil monitoring itu," tambahnya.

Intervensi yang ketiga yakni melakukan operasi pasar atau pasar murah di kawasan pemukiman pada saat fluktuasi harga dan gangguan stok distribusi.

Baca Juga : Peningkatan Kualitas SDM Kunci Kesuksesan Pelayanan Kesehatan

"Jadi kita lakukan intervensi tiga lapis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok," ucap Danny Pomanto. 

#Pemrov Sulsel #Prof Zudan Arif Fakrulloh