RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pejabat Bupati Wajo Andi Bataralifu menerima penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten dengan Kontribusi Teraktif Dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria Tahun 2023 pada Rapat Koordinasi tentang Penyelenggaraan Reforma Agraria Provinsi Sulawesi Selatan di Sandeq Ballroom Lantai 1, Hotel Claro Makassar Kamis, (16/5 /2024).
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Rapat Koordinasi ini di buka secara resmi oleh Pj.Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin dan dilanjutkan pemukulan gong tanda dimulainya Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Tri Wibisono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Reforma agraria merupakan tugas pemerintah yang harus dilaksanakan oleh kementerian dan lembaga terkait. Sehingga harus ada sinergi antara badan pertanahan nasional dan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam proses pelaksanaannya.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
“Sesuai dengan tujuannya, reforma agraria ini, dapat mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah untuk dapat menciptakan keadilan dalam setiap penegakan agraria berdasarkan Kepres Nomor 62 Tahun 2023,” katanya.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Kegiatan Rakor ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada 5 (lima) Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Kabupaten Maros, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Kontribusi Teraktif dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria Tahun 2023.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Bahtiar menyampaikan salah satu poin penting bahwa jika ada lahan yang memang bermasalah untuk segera diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, mulai dari pembebasan lahannya sampai dengan penerbitan sertifikatnya. Termasuk daerah yang terkena dampak bencana alam seperti di Kabupaten Wajo, rumah dan aset pemerintah lainnya yang terkena dampak banjir dan tanah longsor.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
“Kita harus memiliki kemampuan eksekusi dan GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) harus membuat atau menciptakan sesuatu yang bisa di tiru secara nasional,” katanya.
Baca Juga : Herman Arif Resmi Jadi Sekretaris DPC Gerindra Wajo, Siap Perkuat Konsolidasi Partai
Baca Juga : Kemarau Melanda, Pemkab Wajo Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan
Baca Juga : Silaturahmi di Rujab Wajo, Andi Rosman dan DPW PAN Sulsel Tukar Gagasan
Hal senada disampaikan Penjabat Bupati Wajo, Andi Bataralifu bahwa penyelesaian penyelesaian atau konflik lahan di Wajo bisa menjadi contoh untuk penyelesaian di kabupaten lainnya.
