Minggu, 11 Februari 2024 19:19

Legislator PKB Dorong Prioritas Pendidikan di Makassar Contoh Jepang

Rakyatku.com
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 terkait Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Ahad (11/2/2024).
Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 terkait Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Ahad (11/2/2024).

Anggota DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar, mendorong prioritas pendidikan di Makassar mirip model Jepang, menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) dan memastikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan diterapkan dengan baik.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar, menggelar fungsi pengawasan dalam rangka penyeberluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 terkait Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Ahad (11/2/2024).

Dalam sosialisasinya, legislator dari Fraksi PKB ini mengingatkan terkait pentingnya pendidikan. Dia ingin pendidikan di Indonesia, terkhusus Makassar, mencontohi Jepang.

“Di Jepang itu, kekaisaran Hiroshima setelah kejadian bom, yang dicari itu berapa guru tertinggal. Artinya sumber daya manusia (SDM) sangat penting,” katanya.

Baca Juga : Komisi B DPRD Makassar Bahas Pendirian Perumda Terminal Makassar Metro

Pendidikan, kata Imam, harus juga diprioritaskan Pemkot Makassar. Bukan justru fokus ke pembangunan infrastruktur.

“Pendidikan ini harus jadi prioritas. Memang penting infrastruktur, tapi menciptakan SDM yang bagus itu lebih utama,” tambahnya.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan ini pun berharap perda penyelenggaraan pendidikan yang disahkan bisa diterapkan dengan baik.

Baca Juga : Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar Sebut Pemuda Kekuatan Pembangunan

“Sebab, bangsa ini juga bisa didirikan ketka pendidikannya terbangun,” tukas Imam Musakkar.

Sementara itu, akademisi Universitas Bosowa, Burhanuddin, menyampaikan masyarakat perlu memperhatikan pendidikan anaknya. Pemerintah pun telah memfasilitasi pendidikan gratis.

“Pendidikan formal itu dalam aturan sudah disiapkan semuanya oleh pemerintah. Kita tinggal manfaatkan untuk anak kita,” ujarnya.

Baca Juga : Fatma Wahyuddin Minta Ibu di Makassar Berikan ASI Eksklusif untuk Anak

Dia mengingatkan agar anak tidak putus sekolah. Sebab, saat ini SDM yang ada di Makassar masih kurang berkualitas.

“Kita masih liat anak-anak itu di jalan dikasih jadi gembel, padahal sekolah itu disiapkan gratis,” ucapnya.

Terakhir, praktisi hukum, Syarif Panji, berharap perda ini bisa dipahami semua masyarakat, terkhusus orang tua.

Baca Juga : Hasanuddin Leo Ajak Warga-Pemerintah Bersinergi Jaga Ketertiban Umum

“Kami harapkan semua bisa paham dan mengerti soal perda ini. Apalagi di perda ini semuanya sudah mengatur secara teknis bagaimana pendidikan di Makassar,” tuturnya.

#DPRD Kota Makassar #Imam Musakkar