Selasa, 04 Oktober 2022 17:28
Rakernas APJII

Adnan Purichta: Pemerintah Harus Siap Memasuki Era Digitalisasi

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Adnan Purichta: Pemerintah Harus Siap Memasuki Era Digitalisasi

64 persen penduduk Indonesia saat ini diisi oleh Gen Z dan Post Gen Z yang tercatat pengguna Internet.

GOWA -- Pemerintah kabupaten/kota diseluruh Indonesia harus mempersiapkan diri melakukan perubahan mengingat saat ini kita telah memasuki era disrupsi digital atau inovasi digital.

Hal ini diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Selaku Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Tahun 2022 di Phinisi Ballroom, Hotel Claro Makassar, Selasa (4/10).

Menurutnya, perubahan itu menjadi hal yang sangat penting mengingat saat ini seluruh lini kehidupan yang ada telah beralih ke digitalisasi.

Baca Juga : Tabligh Akbar Pemkab Gowa Hadirkan Imam Besar Islamic Centre New York

"Jika berbicara industri 4.0 dimana seluruh lini kehidupan kita tidak lepas dari digitalisasi, olehnya itu Pemerintah juga harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada," katanya.

Ia menyampaikan kegiatan ini membutuhkan kolaborasi kita bersama untuk bisa mendigitalisasikan seluruh lini kehidupan, termasuk seluruh pemerintahan yang ada di seluruh Indonesia.

 

Berdasarkan data BPS, 64 persen penduduk Indonesia saat ini diisi oleh Gen Z dan Post Gen Z, dimana karakteristik Gen Z dan Post Gen Z adalah pengguna Internet.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perluas Sistem e-Disposisi ke Tingkat Kelurahan

"Mengingat hal ini pemerintah juga harus menuju pada perkembangan zaman yang ada, jika tidak maka akan menjadi daerah yang tertinggal," jelas orang nomor satu di Gowa ini.

Sponsored by MGID

Melalui kegiatan ini ia berharap Rakernas APJII mampu melahirkan ide dan gagasan agar semua daerah terbebas dari blank spot dan pemerintahnya melakukan digitalisasi.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee Rakernas, Antonius Ambar Widodo menjelaskan transformasi APJII melalui kolaborasi stakeholder dan implementasi program inklusif untuk melakukan pemerataan infrastruktur.

Baca Juga : Pemkab Gowa Gelar Bimtek Permasalahan Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Saat ini anggota APJII terdiri dari 806 penyelenggara. Jika dilihat masih ada 20 persen wilayah di Indonesia yang masih belum terjangkau jaringan.

"Sehingga dengan kolaborasi pemerintah ini akan memudahkan kerja-kerja kami kedepan," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga melihat peran yang sangat krusial dari penyelenggaraan internet, bagi suksesnya transformasi digital di Indonesia. Mengingat layanan internet dalam 2 tahun terakhir menjadi tulang punggung seluruh kegiatan kita sehari-hari.

Baca Juga : RAPBD Pemkab Gowa 2023 Masih Fokus Percepatan Pemulihan Ekonomi

"Dengan semakin meratanya layanan internet tentu akan berdampak pada kesiapan negara dalam perkembangan teknologi di masa akan datang," kata Antonius.

Rakernas APJII ini juga turut dihadiri Direktur Jenderal APTIKA, Samuel Abrijani Pangerapan, Anggota Komisi I DPR RI, Dave Abarshah Fikarno Laksono, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat, Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK, Media dan Transportasi Badan Siber dan Sandi Negara RI, Rynaldi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Selatan, Amson Padolo dan Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni.

#Pemkab Gowa #adnan purichta ichsan