Jumat, 09 September 2022 09:12

Sewa Lahan Tambang PT Vale Hanya Bayar Rp 60 Ribu per Hektar

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sewa Lahan Tambang PT Vale Hanya Bayar Rp 60 Ribu per Hektar

"Kontribusi PT. Vale terhadap realisasi pendapatan Sulsel sekitar 1,98 persen," jelasnya

RAKYATKU.COM - PT. Vale Indonesia Tbk rupanya melakukan aktivitasnya dengan sistem landrent (sewa tanah). Harganya senilai Rp 60 ribu per hektar setiap tahunnya.

Fakta miris itu terbuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Sekjen dan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan RDPU dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara oleh Panja Vale Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga : Naoemi Octarina Sebut Guru-guru Harus Memberikan Contoh

Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Bakti mengatakan, "Sewa lahan yang dibayarkan PT. Vale Rp 60 ribu per hektar," bebernya.

Sesuai PP 81 tahun 2019, salah satunya disebutkan penerimaan dari iuran tetap untuk usaha pertambangan mineral dan batubara, untuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi Mineral Logam dan Batubara senilai Rp 60 ribu per hektar setiap tahun.

 

Justru berbanding terbalik dengan penyewaan lahan untuk sektor pertanian yang nilainya bisa mencapai jutaan per hektar. Padahal pemanfaatan lahan untuk menanam.

Baca Juga : Wapres Minta Gubernur Sulsel Gerakkan Pondok Pesantren untuk Pemberdayaan Umat

Bahkan kontribusi pendapatan pajak kendaraan di Sulsel lebih besar dari kontribusi Vale terhadap pendapatan Sulsel masih minim.Untuk Dana Bagi Hasil (DBH) dari PT. Vale sekitar Rp 56 Miliar.

Sponsored by MGID

"Kontribusi PT. Vale terhadap realisasi pendapatan Sulsel sekitar 1,98 persen," jelasnya.

#Pemprov Sulsel #Andi Sudirman Sulaiman #PT Vale #dpr ri