Kamis, 25 Agustus 2022 16:01

Resmob Polda Sulsel Tangkap Pelaku Hipnotis Lintas Kabupaten

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ilustrasi hipnotis
ilustrasi hipnotis

pelaku diduga pernah melakukan hipnotis di Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur pada hari Selasa 9 Agustus 2022 dengan berhasil mengambil sejumlah perhiasan emas dan uang tunai jutaan rupiah milik korban

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan terduga pelaku tindak pidana penipuan dan hipnotis lintas kabupaten. Terduga pelaku berhasil diamankan pada Senin 22 Agustus 2022, sekira pukul 19.00 wita.

"TKP penangkapan di jalan Poros Makassar - Maros," kata Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara pada Kamis 25 Agustus 2022.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan Polisi di Polres Tator pada 18 Agustus 2022. Adapun terduga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya berinisial AA (44) warga Kota Makassar dan H (42) warga Kota Makassar.

Baca Juga : Perkuat Kolaborasi, Pimpinan Unismuh Beraudiensi dengan Kapolda Sulsel

Dugaan kejahatan itu bermula ketika pada hari Jumat 19 Agustus 2022 sekitar jam 10.00 wita datang tiga orang yang mengaku sebagai sales Pt PT. Mereka kemudian menawarkan obat pertanian kepada korban dengan harga yang murah.

"Setelah korban memberikan uang tunai sebesar Rp. 14.270.000 untuk pembelian obat pertanian, pelaku pelaku langsung pergi dan tidak bisa lagi dihubungi. Adapu barang yang di janjikan tidak pernah ada," tambah Kompol Dharma.

Atas kejadian tersebut korban melapor kepada pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut. Para pelaku kemudian diamankan setelah Anggota Resmob Polda Sulsel melakukan penyelidik. Akhirnya, diketahui terduga pelaku berada di jalan Poros Makassar - Maros.

Baca Juga : Polda Sulsel Siapkan Pengawasan Ketat Distribusi BBM Jelang Lebaran

Anggota Resmob Polda langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan S, AA dan H yang sementara akan melakukan perjalanan menuju Kota Makassar.

Dari hasil interogasi, berdasarkan laporan Polres Maros, Polsek Lau terduga pelaku diduga pernah beraksi di Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur pada hari Selasa 9 Agustus 2022.

"Pelaku mengambil barang korban dengan cara penipuan (hipnotis) berupa satu gelang emas 15 Gram, satu gelang emas 10 Gram, satu kalung 10 Gram, empat cincin berat 8 Gram serta uang sebanyak 1 juta rupiah," jelasnya.

Baca Juga : Waspada! Oknum Catut Nama Anggota DPR RI Muhammad Fauzi untuk Penipuan di Medsos

"Dan berselang beberapa jam kemudian, pelaku mengarahkan korban untuk mengambil barang korban yang ada di rumah korban berupa satu gelang emas 10 Gram, satu gelang emas 10 Gram, satu kalung Emas 50 Gram dan uang tunai 2 Juta rupiah," lanjutnya.

Setelah aksi tersebut, pelaku berangkat ke Kabupaten Tanah Toraja pada hari Kamis 18 Agustus 2022 untuk melakukan tindak pidana penipuan (hipnotis).

Setelah beraksi di Tator, pelaku bergeser ke Kota Palopo namun setelah beberapa hari di Kota Palopo, pelaku tidak dapat melancarkan aksinya.

Baca Juga : Marak lagi Penipuan Penerimaan Pegawai PDAM, Beni Iskandar Tegas Sampaikan Ultimatum

"Kemudian pada hari Senin 22 Agustus 2022 sekitar jam 11.00 wita pelaku meninggalkan Kota Palopo dan berangkat menuju Kota Makassar. Di tengah perjalan tepatnya di jalan Poros Maros - Makassar penangkapan berhasil dilakukan," jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya tiga unit handphone berbagai merek, uang tunai sebesar Rp. 10.100.000, satu unit mobil daihatsu xenia warna putih DD 1834 IP.

"Kedua pelaku tersebut adalah pelaku kejahatan lintas daerah," tambahnya.

#resmob polda #Polda Sulsel #hipnotis #penipuan