Senin, 11 Juli 2022 15:56

Jika Barat Ingin Perang Lawan Ruisa, Putin: Biarkan Mereka Mencoba

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Vladimir Putin (stringfixer.com)
Presiden Vladimir Putin (stringfixer.com)

"Kami telah mendengar berkali-kali bahwa Barat ingin melawan kami hingga Ukraina terakhir. Ini adalah tragedi bagi rakyat Ukraina, tetapi tampaknya semuanya menuju ke arah ini"

RAKYATKU.COM - Vladimir Putin dengan lantang membiarkan negara-negara Barat untuk melawan Rusia di medan pertempuran.

Hal ini disampaikan Presiden Rusia itu dalam pidato yang disiarkan televisi negara.

"Kami mendengar hari ini bahwa mereka ingin kami dikalahkan di medan perang," kata Putin, menurut outlet media pemerintah RIA Novosti yang dikutip Washington Post.

Baca Juga : Korut Uji Coba Rudal Saat Kapal Induk AS Tiba untuk Latihan Militer di Korsel

"Yah, apa yang bisa aku katakan? Biarkan mereka mencoba."
"Kami telah mendengar berkali-kali bahwa Barat ingin melawan kami hingga Ukraina terakhir. Ini adalah tragedi bagi rakyat Ukraina, tetapi tampaknya semuanya menuju ke arah ini," tambahnya.

Tantangan ini dibicarakan Putin kepada para pemimpin parlemen negara pada Kamis (7/7/2022) lalu.

 

Ia juga mengatakan pasukan penyerang masih memiliki lebih banyak hal untuk dilepaskan ke Ukraina.

Baca Juga : Aruna Kembali Ekspor Tuna, Kali Ini Tujuan Amerika

Putin bahkan mengatakan pihaknya belum melakukan hal secara sungguh-sungguh.

Sponsored by MGID

"Semua orang harus tahu bahwa sebagian besar berbicara, kita bahkan belum memulai apa pun dengan sungguh-sungguh," kata Putin.
"Jalan sejarah tak terbendung, dan upaya kolektif Barat untuk menegakkan versi tatanan globalnya pasti akan gagal."

Putin mengatakan opsi perdamaian bisa dilakukan, tetapi dia juga mengeluarkan peringatan ke negara-negara Barat yang malah memberikan sanksi kepada Rusia.

Baca Juga : Rusia Tuduh AS Terlibat Langsung dalam Perang di Ukraina

"Kami tidak menolak negosiasi perdamaian, tetapi mereka yang menolak harus tahu bahwa semakin jauh mereka menolak, semakin sulit untuk bernegosiasi," kata Putin.

Terkait hal ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan presiden Rusia "beroperasi berdasarkan pernyataan yang didengar dari negara-negara Barat".

"Putin hanya mengingatkan bahwa ... potensi Rusia sangat besar dalam hal ini sehingga hanya sebagian kecil darinya yang sekarang terlibat dalam operasi militer khusus... Dan karena itu, semua pernyataan orang Barat ini benar-benar tidak masuk akal. Mereka tidak masuk akal dan hanya menambah kesedihan bagi orang-orang Ukraina," kata Peskov.

Baca Juga : Uni Eropa Telah Menemukan Kesepakatan untuk Balas Dendam ke Rusia


Sumber: cnbcindonesia.com

#Rusia vs Ukraina #perang dunia #NATO #PBB #Amerika Serikat #Putin