Jumat, 24 Juni 2022 17:24

Konsisten Dorong Kemandirian Masyarakat, PKPM PT Vale Raih Award Kemendes PDTT

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Helatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pembangunan Desa Berkelanjutan Awards 2022 di Jakarta, Rabu (23/06/2022).
Helatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pembangunan Desa Berkelanjutan Awards 2022 di Jakarta, Rabu (23/06/2022).

Pencapaian konsisten ini diraih sejak digulirkannya program PPM-PKPM PT Vale pada 2018 lalu.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT Vale Indonesia Tbk. mendapat apresiasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) pada perhelatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pembangunan Desa Berkelanjutan Awards 2022 di Jakarta, Rabu (23/06/2022).

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, menyerahkan penghargaan tersebut dan diterima Senior Manager of Strategic Planning and Formalities PT Vale, Oky Hermansyah. Pencapaian konsisten ini diraih sejak digulirkannya program PPM-PKPM PT Vale pada 2018 lalu.

Program PPM-PKPM PT Vale hadir dalam rangka mendukung tujuan pembangunan desa berkelanjutan (SDGs Desa). PT Vale telah melakukan upaya pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, melalui PPM-PKPM.

Baca Juga : Gaet Puskesmas dan Komunitas Lokal, Program PPM PT Vale Gencarkan Literasi Tanaman Herbal

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kemendes PDTT bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) ini, PT Vale meraih penghargaan kategori Bumdesma dengan program Penguatan Pilar Kelembagaan Ekonomi Bumdesma.

Ajang awarding tersebut diikuti oleh 63 perusahaan dari swasta dan BUMN serta satu yayasan dengan usulan program yang diajukan sebanyak 88 program serta empat kategori perorangan.

Program ini merupakan program CSR atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan yang dilakukan perusahaan terkait pengembangan Bumdes ataupun Bumdesma serta upaya percepatan pembangunan desa dan pencapaian SDGs desa.

Baca Juga : Komitmen Sektor Kesehatan, PT Vale Bantu Peningkatan Fasilitas Puskesmas di Morowali

Dalam sambutannya, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dana desa harus dirasakan seluruh warga desa, terutama warga miskin. Kemudian, dampak pembangunan desa harus lebih dirasakan melalui pembangunan desa yang lebih terfokus untuk menumbuhkan ekonomi dan meningkatkan kualitas SDM desa.

Sponsored by MGID

"Dengan mempertimbangkan amanat konstitusi, perintah undang-undang, arahan Presiden dan Wakil Presiden, serta merujuk pada Perpres 59/2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Kemendes PDTT menjadikan SDGs Desa sebagai arah kebijakan pembangunan dan pemberdayaan desa. Ini memperjelas arah pembangunan desa, memudahkan pelaksanaannya di lapangan, memudahkan pengukuran hasil, manfaat, serta dampak pembangunan secara berkelanjutan,” katanya.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, juga turut hadir dan menyampaikan apresiasinya dalam ajang awarding ini. Menurutnya, keberadaan Bumdes/Bumdesma diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui bidang usahanya hingga memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Salah satu caranya adalah dengan melibatkan tokoh penggerak desa.

Baca Juga : Gubernur Sultra Berharap Good Mining Practice PT Vale Segera Diterapkan di Blok Pomalaa

“Saya menilai pelibatan tokoh penggerak desa menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan memajukan desa. Selain itu, keberhasilan pembangunan desa juga harus ditopang oleh partisipasi SDM setempat yang sama-sama ingin memajukan desanya,” tutur Ma’ruf.

Sementara, Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan rasa terima kasih atas adanya apresiasi dalam bentuk penghargaan yang diberikan Kemendes PDTT sekaligus pengakuan atas peran serta perusahaan mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari pengembangan desa melalui Bumdes dan Bumdesma di wilayah pemberdayaan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bersama para pihak terkait semakin fokus meningkatkan kualitas pengembangan desa yang mengarah pada kemandirian masyarakat pascatambang kelak melalui penguatan kelembagaan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Hal ini juga sebagai wujud tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan terhadap perekonomian masyarakat di wilayah pemberdayaan PT Vale,” ungkapnya.

Baca Juga : Didukung PT Vale, Milenial Pomalaa Melek Pertanian Organik

Sejak 2018 PT Vale membangun kemitraan multipihak melalui PPM-PKPM yang mendorong adanya penumbuhan pilar Produk Unggulan Desa Kawasan Perdesaan (Prudes/Prukades), kelembagaan ekonomi lokal Bumdes/Bumdesma, serta kemitraan berjejaring di 10 kawasan berdasarkan potensi dan komoditas unggulannya. Inisiatif ini telah menjangkau 38 desa/kelurahan yang tersebar di empat kecamatan sekitar lingkar tambang perusahaan atau lebih separuh dari luas wilayah Luwu Timur. (*)

#PT Vale Indonesia #Kemendes PDTT