Rabu, 15 Juni 2022 15:13

Presiden Jokowi Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Joko Widodo (Twitter)
Presiden Joko Widodo (Twitter)

"Ini uang rakyat, dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari bea ekspor, dari PNPB dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah"

RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dari pada barang impor.

"Belanja pemerintah pusat dan daerah harus memiliki 3 hal: menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan efisien. Karena itulah, Aparat Pengawas Internal Pemerintah dan BPKP harus mengawal realisasi pemanfaatan APBN dan APBD untuk belanja produk dalam negeri," tulus presiden Jokowi dalam akun Twitter dikutip, Rabu 15/6/2022.

"Saya menyayangkan jika masih ada pihak-pihak yang masih memilih produk impor dibandingkan produk dalam negeri," lanjutnya.

Baca Juga : Program Taksi Alsintan Kementan untuk Kemandirian Petani

Ia mengatakan, uang rakyat yang dikumpulkan dengan susah payah dari pajak harus dipergunakan sebaik mungkin.

"Ini uang rakyat, dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari bea ekspor, dari PNPB dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah," tambahnya.

 

Ia menambahkan, dengan menggunakan produk dalam negeri akan memberikan kontribusi positif untuk rakyat Indonesia. Di sisi lain, ini akan mendongkrak tenaga kerja.

Baca Juga : Jokowi Akan Temui Presiden Rusia dan Ukraina

"Bayangkanlah, kalau ada pabrik kecil yang biasanya yang melayani 1.000, lalu karena ada pesanan dari pemda atau pemerintah pusat sebanyak 10.000, mau tidak mau mereka akan ekspansi, memperluas pabriknya. Artinya pasti juga menambah tenaga kerja, menambah investasi," jelasnya.

Sponsored by MGID

 

#Presiden Jokowi #Produk Dalam Negeri