Rabu, 04 Mei 2022 10:18

Rusia Tuduh Israel Dukung Neo-Nazi di Ukraina

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (Foto TASS)
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (Foto TASS)

Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh Israel mendukung Neo-Nazi di Ukraina.

RAKYATKU.COM, -- Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa (3/5/2022) menuduh Israel mendukung Neo-Nazi di Ukraina.

Hal itu meningkatkan perselisihan setelah sebelumnya Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengklaim Adolf Hitler memiliki keturunan Yahudi.

Israel mengatakan pada hari Senin bahwa komentar Lavrov adalah kepalsuan yang "tidak termaafkan" yang mencoba meminimalkan kengerian Holocaust pembantaian 6 juta orang Yahudi Eropa dan kelompok minoritas lainnya oleh Nazi Jerman.

Baca Juga : Zelensky: Ukraina Akan Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Rusia

Para pemimpin dari beberapa negara Barat mencela Lavrov, yang telah ditanyai bagaimana Rusia dapat mengejar tujuannya untuk "mendenazifikasi" Ukraina ketika Presiden Volodymyr Zelensky sendiri adalah seorang Yahudi.

Zelensky yang negaranya adalah demokrasi parlementer, menuduh Rusia telah melupakan pelajaran dari Perang Dunia Kedua.

 

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komentar Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid adalah "anti-historis" dan menjelaskan secara luas mengapa pemerintah Israel saat ini mendukung rezim neo-Nazi di Kyiv.

Baca Juga : Putin Persilahkan Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Tapi Ingatkan Hal Ini!

Moskow menegaskan kembali poin Lavrov bahwa asal-usul Yahudi Zelenskiy tidak menghalangi Ukraina dijalankan oleh neo-Nazi.

Sponsored by MGID

"Antisemitisme dalam kehidupan sehari-hari dan dalam politik tidak dihentikan dan sebaliknya dipelihara (di Ukraina)," katanya dalam sebuah pernyataan.

Israel telah menyatakan dukungan untuk Ukraina setelah invasi Rusia pada bulan Februari. Namun waspada akan merusak hubungan dengan Rusia, seorang penguasa di negara tetangga Suriah, pada awalnya menghindari kritik langsung terhadap Moskow dan belum memberlakukan sanksi formal terhadap oligarki Rusia.

Baca Juga : Jokowi Tiba di Rusia untuk Bertemu Putin

Namun, hubungan semakin tegang, dengan Lapid bulan lalu menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina.

"Setelah Kremlin mengklaim bahwa Israel mendukung Nazisme, saya hanya punya satu pertanyaan. Apakah ada negara non-Nazi di seluruh dunia dalam sudut pandang Rusia? Kecuali Suriah, Belarusia, dan Eritrea, tentu saja," cuit penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak.

Sumber: Reuters

#Rusia #Israel #Neo-Nazi