Senin, 21 Maret 2022 17:17

Hong Kong Segera Longgarkan Pembatasan Covid-19

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengenakan masker wajah untuk mencegah wabah penyakit virus corona (Covid-19), saat menghadiri konferensi pers di Hong Kong, Cina, 31 Juli 2020. [REUTERS / Lam Yik]
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengenakan masker wajah untuk mencegah wabah penyakit virus corona (Covid-19), saat menghadiri konferensi pers di Hong Kong, Cina, 31 Juli 2020. [REUTERS / Lam Yik]

Penerbangan dari Australia, Inggris, Kanada, Prancis, India, Nepal, Pakistan, Filipina dan Amerika Serikat akan dicabut mulai 1 April

RAKYATKU.COM - Mulai 1 April Otoritas Hong Kong akan melonggarkan sejumlah pembatasan COVID-19.

Kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengumumkan kebijakan tersebut setelah pemerintahannya dikritik oleh pelaku bisnis dan penduduk karena kota-kota lain di dunia.

Penduduk di kota itu semakin frustrasi dengan aturan-aturan ketat yang beberapa di antaranya telah diberlakukan selama dua tahun lebih.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Covid-19 Jelang Pembelajaran Tatap Muka Pemkot Makassar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Penerbangan dari Australia, Inggris, Kanada, Prancis, India, Nepal, Pakistan, Filipina dan Amerika Serikat akan dicabut mulai 1 April.

"Larangan penerbangan tidak lagi tepat… (larangan) itu akan sangat mengganggu warga Hong Kong yang terjebak di sembilan negara ini jika larangan dilanjutkan," kata Lam dalam jumpa pers.

Selain itu, karantina di hotel bagi pendatang yang biasanya dilakukan 14 hari dikurangi menjadi tujuh hari jika hasil tes negatif, kata Lam.

Baca Juga : Investor Asal Hongkong Temui Gubernur Andi Sudirman

Pembelajaran tatap muka untuk sekolah akan mulai dilakukan 19 April setelah liburan Paskah.

Sponsored by MGID

Tempat-tempat umum, seperti fasilitas olahraga akan dibuka lagi mulai 21 April.

Aturan jarak sosial akan dilonggarkan secara bertahap mulai 21 April, ketika restoran boleh dibuka hingga setelah pukul 18.00 dan jumlah pengunjungnya ditambah dari dua menjadi empat orang per meja.

Baca Juga : Dinkes Wajo Bersama TNI dan Polri Gelar Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat

Kelab malam, pub dan pantai akan dibuka lagi pada tahap kedua, dan masyarakat boleh berolahraga di ruang terbuka tanpa masker.

Rencana untuk melakukan tes COVID massal akan ditunda, kata Lam, berdasarkan pendapat para ahli bahwa waktunya tidak tepat.

Hong Kong memerlukan strategi yang jelas untuk menghadapi COVID ketimbang berusaha memusnahkan virus corona secara total, kata para ahli.

Baca Juga : Ini Pesan Kemenag ke Jemaah Haji Agar Tidak Terpapar COVID-19

Sumber : ANTARA

 

#Hongkong #Covid-19 #protokol kesehatan