Selasa, 08 Maret 2022 11:55

Konflik Dengan Ukraina, Rusia Umumkan Negara-negara yang Dianggap Tidak Bersahabat

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Konvoi kendaraan lapis baja Rusia bergerak di sepanjang jalan Krimea. Foto: AP Photo/File
Konvoi kendaraan lapis baja Rusia bergerak di sepanjang jalan Krimea. Foto: AP Photo/File

Negara-negara itu telah memberlakukan atau bergabung dengan serangkaian sanksi ke Moskow

RAKYATKU.COM - Pemerintah Rusia mengumumkan daftar negara dan wilayah yang dianggap tidak bersahabat dengan Kremlin pasca konflik dengan Ukraina.

Hal ini seperti disampaikan media pemerintah di Moskow, dikutip CNBC International, Selasa (8/3/2022).

Daftar negara yang disebut tidak bersahabat tersebut mencakup semua 27 negara anggota Uni Eropa (UE). Lalu Amerika Serikat (AS), Inggris, Ukraina, Swiss, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, dan negara lainnya.

Baca Juga : Uni Eropa Telah Menemukan Kesepakatan untuk Balas Dendam ke Rusia

Negara-negara itu telah memberlakukan atau bergabung dengan serangkaian sanksi ke Moskow.

Sebelumnya, sanksi diberikan ke Rusia mulai dari pembekuan aset individu dan perbankan, pemutusan dari SWIFT hingga larangan impor migas.

Pasca pengumuman tersebut, belum jelas apa yang akan dilakukan pemerintahan Rusia dengan daftar negara ini.

Baca Juga : 28 Pejabat Keamanan Dipecat Zelensky

Namun sebelumnya, Rusia telah meminta perusahaan atau warganya untuk sementara membayar utang mata uang asing yang terutang kepada kreditur luar negeri dari "negara-negara yang tidak bersahabat" itu dalam rubel.

Sponsored by MGID

Pemerintah mengatakan debitur harus membuka jenis khusus rekening rubel dengan bank Rusia. Kemudian, mentransfer ke dalamnya rubel setara dengan jumlah mata uang asing yang terutang sesuai dengan nilai tukar resmi bank sentral pada hari pembayaran.

Akhir pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat memperingatkan negara-negara yang memberlakukan sanksi ke negaranya. Ia menyebut mereka sama dengan mendeklarasikan perang.

Baca Juga : Jaksa Agung Hingga Kepala Intelijen Dipecat Zelensky

"Sanksi yang dikenakan ini sama dengan deklarasi perang," kata Putin, berbicara Sabtu waktu setempat, dikutip Reuters dan CNN International.

Putin juga memperingatkan Barat untuk tidak memberlakukan zona larangan terbang di Ukraina yang diminta Kyiv . Negara-negara itu akan dianggap Rusia masuk ke dalam konflik militer.

"Kami akan segera menganggap mereka sebagai peserta dalam konflik militer dan tidak peduli anggota organisasi mana mereka," kata Putin.

Baca Juga : Pernah Ancam Hancurkan Jembatan Terpanjang Eropa, Pejabat Senior Ukraina Memundurkan Diri

Terbaru, investor dan miliuner Amerika Serikat (AS) Bill Ackman, menyebut Perang Dunia III (World War 3) sepertinya sudah dimulai karena serangan Rusia dan Ukraina. "Perang Dunia III kemungkinan sudah dimulai, tetapi kita lambat untuk mengenalinya," tegasnya.

Rusia menyerang Ukraina sejak 24 Februari lalu. Saat ini menurut PBB ada 400 lebih jiwa melayang dan 1,5 juta orang mengungsi.

[Sumber : CNBC]

#Rusia vs Ukraina #perang #sanksi