Minggu, 06 Februari 2022 21:37

Bocah Maroko Jatuh di Sumur Sedalam 32 Meter Meninggal Dunia, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama 4 Hari

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
(Foto The Sun)
(Foto The Sun)

Bocah itu, Rayan, berhasil ditarik dari sumur tersebut Sabtu malam (5/2/2022) oleh tim SAR, setelah misi penyelamatan selama empat hari yang menyita perhatian dunia.

RAKYATKU.COM, MAROKO--Seorang bocah laki-laki asal Maroko bernama Rayan Awram umur 5 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah jatuh dari sumur di desa Chefchaouen.

Anak itu jatuh lebih dari 100 kaki didalam lubang sumur pada hari Selasa (1/2/2022) saat dia bermain di dekatnya. Proses penyelamatan pun berlangsung dramatis selama empat hari.

Dan pada hari Sabtu (5/2/2022) Kerajaan Maroko mengkonfirmasi bahwa bocah laki-laki tersebut sudah berhasil diangkat dari dalam sumur, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga : Pria Asal Pinrang Tewas Usai Bercinta dengan Teman Wanita Sesama Pensiunan PNS

Raja Maroko Mohammed VI mengungkapkan duka cita kepada orang tua dari anak itu dalam pernyataan yang dirilis istana.

Bocah itu, Rayan, berhasil ditarik dari sumur tersebut Sabtu malam (5/2/2022) oleh tim SAR, setelah misi penyelamatan selama empat hari yang menyita perhatian dunia.

 

Rayan, dibungkus dengan selimut berwarna kuning setelah muncul dari sebuah terowongan yang khusus dibangun untuk misi penyelamatan.

Baca Juga : Breaking News, Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Orang tuanya terlebih dahulu dibawa ke sebuah ambulans sebelum petugas membawa Rayan kepada mereka.

Sponsored by MGID

Diketahui pada saat berlangsung proses penyelamatan petugas menggunakan tali untuk mengirim oksigen dan air ke dalam sumur, serta kamera untuk memonitornya.

Rayan jatuh ke dalam sumur sedalam 32-meter dan terperangkap di dalam lubang yang terlalu sempit sehingga menyulitkan petugas penyelamat untuk bisa masuk dengan aman.

Baca Juga : Sosok Andi Rudiyanto Asapa di Mata Nurdin Halid: Pejuang Hukum yang Merakyat

Sehingga proses penyelamatan berlangsung rumit karena petugas harus menggali sisi sumur tersebut dengan hati-hati agar tanah tersebut tidak runtuh dan menimbung bocah laki-laki tersebut.

Beberapa alat berat pun dikerahkan untuk melakukan penggalian di area sumur tersebut. Ratusan orang pun berkumpul menyaksikan proses penyelamatan sambil berdoa untuk keselamatan bocah itu.

Sumber: VOA Indonesia

#Bocah #meninggal dunia