Sabtu, 05 Februari 2022 17:25
Robert Lewandowski ( Foto Instagram Robert Lewandowski)
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM,--Striker Bayern Munich Robert Lewandowski mengungkapkan keterkejutannya ketika Lionel Messi tidak memilihnya untuk Penghargaan Pemain Pria FIFA Terbaik.

 

Padahal penyerang asal Argentina itu menyatakan dalam upacara Ballon d'Or bahwa Lewandowski pantas memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2020.

Namun, Messi memilih rekan setimnya di Paris Saint-Germain Neymar dan Kylian Mbappe, serta striker Real Madrid Karim Benzema, dalam Penghargaan Pemain Pria Terbaik FIFA.

Baca Juga : Messi Jadi Pahlawan Kemenangan Argentina VS Ekuador Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Sulit bagi saya untuk menghubungkannya dengan itu,” kata Lewandowski dikutip dari MARCA, Sabtu, (5/4/2022).

 

“Saya memilih Messi karena saya menghargai apa yang dia lakukan pada 2021 dan, tentu saja, sebelumnya. Messi memilih saya di Ballon d'Or, dan saya tidak tahu mengapa sudut pandangnya berubah kemudian," sambungnya.

"Namun, saya tidak menyesal, tidak mengeluh, saya menerimanya, dia membuat keputusannya dan hanya itu," tambahnya.

Baca Juga : Messi Sukses Angkat Inter Miami Dari Klub Papan Bawa Jadi Juara League Cup 2023

Lewandowski kemudian membandingkan kedua penghargaan tersebut dan menjelaskan alasan mengapa dia percaya bahwa penghargaan FIFA lebih objektif meskipun kurang bergengsi.

"Saya sudah memikirkan dua penghargaan ini akhir-akhir ini, Penghargaan Pemain Pria Terbaik FIFA dan Ballon d'Or," ucapnya. 

"Saya sampai pada kesimpulan bahwa penghargaan FIFA lebih penting daripada Ballon d'Or," tambahnya.

Baca Juga : Jordi Alba Resmi Susul Messi dan Busquets, Inter Miami Semakin Bertabur Eks Bintang Barcelona

“Hanya jurnalis yang memilih yang terakhir. Tidak ada verifikasi yang jelas, seperti yang dikatakan banyak ahli atau mantan pemain sepak bola dan saat ini bermain," lanjutnya.

“Para profesional dan jurnalis memilih [penghargaan) FIFA. Kapten tim dan pelatih tim nasional, dan mereka dapat mengevaluasi pencapaian kami secara realistis dan objektif, karena mereka tahu berapa banyak setiap pertandingan, setiap rekor, setiap cedera yang merugikan kami," ujarnya lagi.

"Mungkin dalam peringkat gengsi, Ballon d'Or diposisikan lebih tinggi dari Penghargaan Pemain Terbaik FIFA Pria, tapi itu membuat saya bangga menyadari bahwa saya telah menerima penghargaan pesepakbola terbaik dunia untuk kedua kalinya berturut-turut setelah dipilih oleh pelatih dan pemain, karena saya tahu betapa kerasnya saya telah bekerja selama bertahun-tahun," jelasnya.