RAKYATKU.COM - Banyak keutamaan menghafal Al-Qur'an yang disebutkan dalam beragam hadis Nabi Muhammad saw. Satu di antaranya adalah memberikan keberkahan bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.
Pengalaman yang dibagikan oleh akun Instagram @andreli_48 bisa jadi salah satu contohnya. Seorang hafiz Al-Quran yang berniat melamar kerja sebagai cleaning service di kantor polisi, justru ditawari masuk pendidikan kepolisian.
Dalam video yang diunggah, Sabtu (29/1/2022), itu terlihat situasi di kantor polisi. "Adik ini datang ke kantor Binmas Poda Jatim niat mengajukan diri jadi cleaning service ruangan Binmas, menunggu dari pukul 19.00 WIB, baru bisa menemui Direktur Binmas pukul 22.00 WIB," tulis akun itu.
Dalam wawancaranya, Dirbinmas menanyakan apa tujuan hidup pemuda yang melamar jadi cleaning service itu.
"Dia menjawab menjadi hafizz, ditanya lagi sudah hafal berapa juz, sang adik menjawab 30 juz," imbuhnya.
Dengan jawaban itu, polisi bukannya menerima pemuda itu jadi cleaning service malah mau menerimanya sebagai polisi.
"Kamu saya terima jadi polisi, tahun depan kamu akan mulai pendidikanmu, jadi selama setahun ini kerja dulu khusus membersihkan ruangan saya, ruangan lain biar anggota lain yg bersihkan, setelah kamu bersih-bersih lanjut baca Quran untuk saya," ungkap Dirbinmas dikutip dari akun @andreli_48.
"Jadi ubah tujuan hidupmu menjadi polisi karena tujuan hidupmu menjadi hafiz sudah tercapai karena kamu sudah hafal 30 juz," imbuhnya.
Pemuda itupun bersedia untuk mengikuti pendidikan polisi. Namun, ia sementara bekerja membersihkan ruangan Dirbinmas.
"Selamat, ya, karena hafizmu kamu diterima di kepolisian, tanpa tes langsung diterima tahun depan," ungkap seseorang dalam video itu. (*)
