Senin, 17 Januari 2022 16:11

BMKG Sulsel: Waspada Potensi Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Kencang Tiga Hari ke Depan

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
DOK RAKYATKU.COM
DOK RAKYATKU.COM

Kepada masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat/laut dan udara di Sulsel, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi pada 3 hari ke depan.

MAKASSAR - Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Sulsel dilanda hujan lebat dalam tiga hari ke depan, tepatnya 18-20 Januari 2022.

Berdasarkan informasi dari BMKG Sulsel, wilayah yang akan mengalami hujan lebat yakni Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng. Potensi angin kencang menyasar di pesisir barat, selatan, dan timur Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Relawan Yayasan Peduli dan Berbagi Pangkep Terobos Banjir dan Hujan

"Hasil analisis dinamika atmosfer, terpantau adanya pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Sulawesi Selatan sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Sementara itu hasil analisis perkembangan musim hujan hingga Dasarian I Januari 2022 menunjukkan bahwa 75.0 % zona musim di Sulawesi Selatan sudah memasuki musim hujan," tulis BMKG Sulsel dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).

Selain itu, masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan. Gelombang dengan ketinggian Moderate Sea (1.25-2.5 m) terjadi di Perairan Spermonde Pangkep, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Spermonde Makassar, Perairan Sabalana, Teluk Bone bagian utara, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores bagian barat, Perairan P. Bonerate - Kalaotoa bagian utara, dan Perairan P. Bonerate - Kalaotoa bagian selatan.

 

Sementara gelombang dengan ketinggian Rough Sea (Gel. 2.5-4.0 m) terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Pare-Pare, Perairan Spermonde Pangkep bagian barat, Perairan barat Kep. Selayar, Perairan timur Kep. Selayar, Laut Flores bagian utara, dan Laut Flores bagian timur.

Baca Juga : Hari Ketiga Pencarian, Warga Jeneponto yang Terseret Banjir Ditemukan 19 Km dari Lokasi Terakhir

Peringatan dini gelombang tinggi ini menyasar Luwu Utara, Sidenreng Rappang, Pinrang, Pare-Pare, Soppeng, Bone, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.

Sponsored by MGID

"Imbauan kepada masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat/laut dan udara agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi pada 3 hari kedepan (18 — 20 Januari 2022). Dampak tersebut antara lain potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran, dan meluapnya area tambak budidaya," demikian BMKG Sulsel

#BMKG Sulsel #banjir #Hujan lebat