Sabtu, 15 Januari 2022 08:15

Di Depan Majelis Keturunan To Manurung, Bupati Wajo Komitmen Dukung Pelestarian Adat Istiadat dan Budaya

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Majelis Keturunan To Manurung (MKT) Wajo di Aula Lampulung, Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (14/1/2021).
Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Majelis Keturunan To Manurung (MKT) Wajo di Aula Lampulung, Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (14/1/2021).

"Pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan budaya dan bersedia bersinergi dengan pemerhati budaya lainnya termasuk dengan DPW Majelis Keturunan To Manurung," kata Amran Mahmud.

RAKYATKU.COM, WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud, berkomitmen mendukung penuh kegiatan pelestarian adat istiadat dan kebudayaan di Kabupaten Wajo.

Komitmen itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Majelis Keturunan To Manurung (MKT) Wajo di Aula Lampulung, Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (14/1/2021).

"Pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan budaya dan bersedia bersinergi dengan pemerhati budaya lainnya termasuk dengan DPW Majelis Keturunan To Manurung," kata Amran Mahmud.

Baca Juga : Dianggarkan Rp14,5 Miliar, Jembatan Penghubung Belawa-Tanasitolo Segera Dibangun Tahun Ini

Amran Mahmud juga mengapresiasi DPW MKT Wajo yang telah melakukan raker untuk menyusun program kerja ke depan.

"Karena masih melekat di ingatan kita pelantikan yang baru saja pada November 2021 kemarin, sekarang sudah melakukan raker. Tentu ini sangat kita apresiasi gerak cepatnya untuk segera menyusun program kerja," ucapnya.

 

Dia pun berharap kehadiran DPW MKT Wajo menambah khazanah adat istiadat dan budaya di Bumi Lamaddukelleng yang kaya akan makna, bernilai filosofis tinggi, dan sudah mengakar bagi masyarakat Wajo.

Baca Juga : Bupati Wajo Atensi Khusus Pernikahan Remaja SMP yang Viral

"Kami harap budaya Wajo akan tetap lestari dan dapat menjadi filter yang mulai terkikis dengan kehadiran budaya luar. Terutama bagi anak muda yang merasa bahwa melakukan budaya luar itu adalah tren dan kekinian," harapnya.

Sponsored by MGID

Ketua Presidium DPW MKT Wajo, Andi Bau Manussa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dalam pelestarian dan peningkatan budaya adat istiadat di Wajo.

"Kami berterima kasih pada Pak Bupati atas dukungan selama ini. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan mengambil peran dalam membangun daerah khususnya di Kabupaten Wajo dalam mengembangkan budaya dan adat istiadat kita," tuturnya.

Baca Juga : Penanganan Banjir, Pemkab Wajo Gandeng Puslantek CoT Fakultas Teknik Unhas

Lebih lanjut, Andi Bau Manussa menyampaikan raker yang mengusung tema Melalui Program Kerja Majelis ke Turunan To Manurung Kabupaten Wajo, Kita Bertekad Menuju Masyarakat Peduli Adat Istiadat, sedang menyusun program kerja setelah dikukuhkan pada 18 November 2021 lalu.

"Program yang kita susun adalah program kerja 1--3 tahun ke depan dan ini sharing dengan program pelestarian budaya Kabupaten Wajo," jelasnya.

Sementara, Ketua Agung Dewan Pengurus Pusat (DPP) MKT, Andi Pamadengrukka Mappanyompa, berharap kehadiran DPW MKT Wajo dapat mengambil peran dalam membantu pemerintah melestarikan adat budaya daerah.

Baca Juga : MasyaAllah! Hafiz Al-Qur'an 30 Juz Menangis Terima Sertifikat dari Bupati Wajo

"Karena kalau bukan kita sendiri menghargai budaya kita sendiri siapa lagi sehingga MKT Wajo bisa mengambil andil dalam mendukung pelestarian budaya sesuai Undang-Undang Nomor 5 terkait pelestarian budaya," ujarnya. (*)

Penulis : Abd Rasyid. MS
#pemkab wajo #Amran Mahmud #Majelis Keturunan To Manurung