Kamis, 23 Desember 2021 16:19

Objek Wisata Ditutup, DPRD Makassar: Jangan Sampai Buka Ruang Perayaan Tahun Baru

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kasrudi
Kasrudi

Dewan mengingatkan, jangan sampai ada tempat-tempat yang membuka ruang untuk perayaan tahun baru.

RAKYATKU.COM -- Pemerintah Kota Makassar memutuskan menutup objek wisata selama liburan Natal dan tahun baru.

Kebijakan itu mendapat dukungan dari DPRD Makassar. Apalagi, varian baru Covid-19 sudah masuk di Indonesia dan penularannya diketahui lebih cepat.

Hanya saja, Dewan mengingatkan agar pemerintah tidak tebang pilih. Biasanya pada malam pergantian tahun, kerumunan tak terhindarkan.

Baca Juga : Ajak Awak Media Buka Puasa Bersama, Cara Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Perkuat Sinergitas

"Imbauan itu cukup bagus untuk saat ini, tapi dibarengi dengan komitmen pemerintah, jangan sampai imbauan itu pemerintah sendiri yang langgar,” kata anggota Komisi A DPRD Makassar, Kasrudi, Kamis (23/12/2021).

“Untuk tahun baru memang kita pahami, sekarang ini kita masih di tengah Covid-19 apalagi ada varian baru. Jadi imbauannya sudah tepat, cuma penerapannya jangan tebang pilih,” tambahnya.

 

Dia mengingatkan, jangan sampai ada tempat-tempat yang membuka ruang untuk perayaan tahun baru. Apalagi perayaan itu cukup mendatangkan kerumunan yang sangat besar.

Baca Juga : KPU Makassar Putuskan PAW Abdi Asmara Pemilik Suara Terbanyak Ketiga

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memastikan tak ada penyekatan di perbatasan saat Nataru.
Meski demikian pengetatan lewat aplikasi PeduliLindungi akan dilakukan.

Sponsored by MGID

“Kami dalam arahan kemampuan dilarang membuat penyekatan, terapi proteksi lewat PeduliLindungi disarankan. Diperketat sebagai bahan PeduliLindungi sebagai proteksi nya,” ujarnya.

 

#dprd makassar