RAKYATKU.COM, WAJO - Banjir luapan Danau Tempe merendam empat kecamatan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Banjir juga disebabkan meluapnya aliran Sungai Walennae setelah diguyur hujan deras.
Empat kecamatan yang terendam banjir itu adalah Kecamatan Tempe sebanyak 8 kelurahan, Kecamatan Belawa 2 desa, Kecamatan Tanasitolo 7 kelurahan/desa, dan Kecamatan Sabbangparu 3 desa. Ketinggian banjir berkisar 10--80 sentimeter.
"Banjir terjadi mulai Senin 6 Desember 2021 malam, dilanda hujan deras. Hujan menyebabkan Sungai Walennae meluap sehingga air memasuki permukiman warga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo, Andi Muslihin, Senin (13/12/2021).
Baca Juga : Masih Terdampak Banjir, Pj. Bupati Wajo Pantau Warga di Kecamatan Belawa
Muslihin mengatakan, luapan Danau Tempe memicu banjir di empat kecamatan di Wajo. Sesuai Data BPBD Wajo, ada 19 desa/kelurahan terdampak luapan.
"Ada 4.645 rumah yang dihuni 5.522 kepala keluarga (KK), 20 tempat ibadah, 19 sarana pendidikan, dan 18 sarana kesehatan terdampak banjir," jelas Muslihin.
Banjir juga merendam sekitar 10 jembatan yang sebagian besar adalah jembatan gantung. Sekitar 23 kilometer lebih jalanan tergenang banjir. Selain itu, 2.804 hektare area persawahan dan 2.190 hektare area perkebunan tergenang.
Baca Juga : Pasca Banjir di Wajo, Aktivitas Warga Mulai Berjalan Normal
"Banjir ini kiriman dari Kabupaten Soppeng hingga membuat Sungai Walennae meluap juga jadi salah satu pemicu," ujarnya.
1. Kecamatan Tempe
- Kelurahan Salomenraleng
- Kelurahan Laelo
- Kelurahan Wiringpalennae
- Kelurahan Siengkang
- Kelurahan Maddukelleng
- Kelurahan Tempe
- Kelurahan Watanlipue
- Kelurahan Mattirotappareng
2. Kecamatan Belawa
- Desa Lautang
- Desa Limporilau
Baca Juga : Kapolres Wajo Kembali Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Terdampak Bencana Banjir
3. Kecamatan Sabbangparu
- Desa Pallimae
- Desa Woronge
- Desa Ugi
4 KecamataTanasitolo
- Keluribun Tancung
- Kelurahan Pincengpute
- Desa Lunge
- Desa Pakkanna
- Desa Assorajang
- Desa Lowa
- Desa Nepo