Senin, 06 Desember 2021 14:53
Ketika Senator Fokus Perjuangkan Perubahan (1)

Amandemen UUD 45 Sudah Mendesak Dilakukan!

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Amandemen UUD 45 Sudah Mendesak Dilakukan!

Selain santun, Tamsil tercatat sebagai politisi yang dekat dengan warga.

Oleh: Subhan Yusuf

Ahad, 5 Desember 2021. Makassar sepanjang hari diguyur hujan. Sejumlah ruas jalan terlihat sepi. Terlihat, beberapa pengendara bahkan memilih berteduh.

Namun, suasana kampus Universitas Bosowa, malah terlihat ramai. Terutama di Ruang Rapat Senat Unibos, Gedung, Lantai 9. Puluhan sivitas akademika dari Fakultas Sospol berkumpul.

Baca Juga : Analogikan seperti LSM, Tamsil Linrung Sebut DPD Perlu Penguatan Peran

Mereka ingin lebih dekat dengan sosok senator yang selama ini dikenal akrab. Sang Senator asal Pangkep itu, tak lain adalah Tamsil Linrung.

Sosok Santun yang Cerdas

Baca Juga : Buka Mukernas IV PP Lidmi, Tamsil Linrung: Indonesia Butuh Gerakan Anak Muda Progresif

Tamsil Linrung adalah senator asal Sulsel. Ia mencatatkan namanya setelah mendapatkan 400 ribu suara lebih.

Sponsored by MGID

Sosok cerdas ini, memang disukai banyak kalangan. Selain santun, Tamsil tercatat sebagai politisi yang dekat dengan warga.

Tamsil kecil, lahir dari keluarga pendidik. Orang tuanya adalah guru. Tak ayal, Tamsil remaja begitu berprestasi. Saat anak sebayanya masih kelas dua, Tamsil sudah naik kelas empat.

Baca Juga : Senator Sulsel Apresiasi MK Buka Peluang Presidential Threshold Nol Persen

Di Universitas Negeri Makassar, almamaternya, Tamsil sudah dipercaya menempati beberapa poisisi strategis. Selain pemimpin media di kampus. Juga, Tamsil dipercaya menjadi ketua senat.

Kariernya juga makin cemerlang tatkala diberi amanah sebagai ketua HMI. Pria yang akrab disapa Pak Ustaz ini, pun banyak terlibat dalam dunia bisnis. Selain sejumlah organisasi lainnya seperti ICMI dan partai politik.

Sebelum jadi wakil rakyat, Tamsil pernah menjadi Bendahara Partai Amanat Nasional. Kemudian hijrah ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2004.

Baca Juga : Senator DPD RI Asal Sulsel Satu Frekuensi Dukung Presidential Threshold Nol Persen

Dikenal dekat dengan konstituennya, Tamsil bahkan menjadi wakil rakyat selama tiga periode. Yakni, 2004-2019. Dan pada 2019, Tamsil kembali ke Senayan tapi memilih jalur dewan perwakilan daerah (DPD RI). Dan, tentu saja terpilih dengan meyakinkan; 400 ribu lebih suara.

Amandemen UUD 1945

Baca Juga : Asosiasi Profesor Indonesia Gelar Diskusi Rencana Amandemen UUD 1945

Undang Undang Dasar 1954, setidaknya sudah empat kali diamandemen. Namun, tampaknya, desakan untuk mengamandemen UUD 45 ini, kembali menguat.

Staf khusus Tamsil Linrung, Anwar Abugaza, mengatakan, desakan untuk mengamandemen UUD 45 makin menguat. Dan, kata dia lagi, peran DPD RI, salah satunya.

Anwar yang selama ini dikenal aktif di media sosial, merujuk pada fakta. Ia mengungkap, keterwakilan anggota DPD RI jauh lebih kuat dibandingkan dengan anggota DPR RI.

Baca Juga : Asosiasi Profesor Indonesia Gelar Diskusi Rencana Amandemen UUD 1945

Jumlah pemilih, misalkan. Anwar menyebut, ada anggota DPD RI yang mendapatkan jutaan suara. "Anggota DPD RI di Jawa, misalkan, ada yang sampai sepuluh juta pemilihnya. Bisa dibayangkan," katanya, meyakinkan.

Di Sulsel sendiri, lanjut Anwar, perolehan suara anggota DPD RI paling sedikit hampir 300 ribu suara. Sementara anggota DPR RI, paling besar 100 ribu lebih.

Selain itu, keterwakilan wilayah. Anggota DPD RI, menjadi representasi dari kewilayahan. Sehingga, kewenangan senator mestinya dimaksimalkan. "Ini juga yang kita dorong. Kita berharap, anggota DPD RI, paling tidak mempunyai kewenangan seperti anggota DPR RI," tandasnya, meyakinkan.

Baca Juga : Asosiasi Profesor Indonesia Gelar Diskusi Rencana Amandemen UUD 1945

Seperti apa langkah Tamsil Linrung dalam berjuang mengegolkan amandemen UUD 45? Lalu, adakah hal esensi lainnya di balik amandemen UUD 45 untuk masa depan bangsa? (Bersambung)

#Tamsil Linrung