Selasa, 23 November 2021 16:08

Diajari Mentan Tanam Jagung Pakai Traktor, Jokowi: Ternyata Sangat Mudah Sekali

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Mentan SYL di Jeneponto, Selasa (23/11/2021). (Foto: Setpres)
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Mentan SYL di Jeneponto, Selasa (23/11/2021). (Foto: Setpres)

Presiden Jokowi mulai mendorong alat tanam jagung atau corn planter dan diikuti oleh para petani secara serentak.

RAKYATKU.COM -- Ada yang menarik saat Presiden Joko Widodo menanam jagung bersama para petani di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengendarai traktor untuk menanam benih jagung.

"Tadi cara saya juga baru. Hari ini saya bisa pegang traktor dan juga sangat mudah sekali. Saya tadi diajari sebentar oleh Pak Menteri Pertanian," ujar Presiden selepas menjajal traktor.

Baca Juga : Bareng Kapolri Lepas Gebyar Ekspor Rp14,4 Triliun, Mentan SYL Ajak Kapolres Tanam Jagung Minimal 100 Ha

Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 13.38 wita dengan didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan disambut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Usai meninjau panel, Presiden langsung menuju lahan pertanian bersama sejumlah petani.

 

Presiden pun mulai mendorong alat tanam jagung atau corn planter dan diikuti oleh para petani secara serentak. Uniknya, usai menanam benih jagung sepanjang kurang lebih 100 meter, Presiden menaiki traktor yang telah terparkir di lokasi.

Baca Juga : Mentan SYL Bangun Screen House Genjot Produksi Sayuran Tembus Pasar Modern dan Ekspor

"Tadi kan kita melakukan penanaman dengan planter untuk khusus jagung tapi juga tadi saya mencoba untuk penanaman dengan traktor yang di belakangnya ada planter-nya," ujar Presiden.

Sponsored by MGID

Traktor berwarna hijau pun melaju perlahan di hamparan lahan. Bersama Menteri Pertanian, Presiden berkeliling satu putaran lahan.

Baca Juga : Mentan Ingin Produk Perkebunan Indonesia Kuasai Pasar Ekspor Dunia di 2022

Kepala Negara memandang, pemanfaatan alat mekanis pertanian seperti traktor dibutuhkan jika lahan garapan para petani sangat luas sehingga penanaman bisa lebih efektif.

"Saya kira dua-duanya baik tetapi kalau dalam hamparan yang sangat luas memang yang paling cepat adalah memakai traktor, cepat sekali. Saya kira mekanisasi seperti ini juga perlu dikenalkan kepada seluruh petani agar penggunaan alat-alat semiberat seperti ini bisa juga dilakukan," tandasnya.

#kementan